Home Ekonomi Bisnis Sinergi Bank Jatim, DJKN, dan KPKNL: Pacu Percepatan Lelang Aset Berbasis Tata...

Sinergi Bank Jatim, DJKN, dan KPKNL: Pacu Percepatan Lelang Aset Berbasis Tata Kelola

0
3
Sinergi Bank Jatim, DJKN, dan KPKNL: Pacu Percepatan Lelang Aset Berbasis Tata Kelola
Sinergi Bank Jatim, DJKN, dan KPKNL: Pacu Percepatan Lelang Aset Berbasis Tata Kelola

Surabaya, JATIMMEDIA.COM — Langkah strategis terus dipacu PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) untuk mengoptimalkan penanganan dan penyelesaian aset bermasalah. Berkolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Bank Jatim menggelar forum Akselerasi Lelang KPKNL Tahun 2026 di Surabaya pada Senin (21/9).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur Arik Hariyono, Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, jajaran direksi, hingga para Pimpinan KPKNL dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, menegaskan bahwa percepatan lelang bukan sekadar mengejar efisiensi waktu, melainkan strategi menyeluruh demi menghadirkan penyelesaian aset yang optimal dan berkepastian hukum.

”Hari ini kita tidak sekadar membicarakan mengenai lelang. Yang ingin kita dorong bersama adalah bagaimana proses penyelesaian aset bank dapat berjalan lebih cepat, lebih efektif, memiliki kepastian hukum, dan pada akhirnya memberikan hasil yang optimal. Namun, tentu kita juga memahami bahwa percepatan tidak boleh mengorbankan aspek legalitas, kepatuhan, kehati-hatian, dan tata kelola,” tegas Arief.

Arief menilai, forum ini menjadi ruang temu mendasar bagi tiga sudut pandang utama: sektor perbankan, pihak regulator dan pelaksana lelang, serta ahli hukum. Integrasi ketiga perspektif tersebut diyakini mampu melahirkan pemahaman komprehensif guna menyelesaikan penanganan aset perbankan.

Upaya pembenahan penanganan aset ini sebetulnya telah diawali melalui serangkaian program Semarak Lelang yang sukses dihelat di pelbagai wilayah Jawa Timur, seperti Surabaya, Jember, Madiun, hingga Malang.

Sebagai wujud kepedulian terhadap asas transparansi, Bank Jatim turut meluncurkan platform digital resmi lelang.bankjatim.co.id. Lewat kanal ini, masyarakat dapat dengan mudah memantau daftar aset yang ditawarkan sekaligus berpartisipasi dalam proses penawaran lelang sesuai regulasi yang berlaku.

BACA JUGA  Bank Jatim Dukung Ekspor Perdana Moorlife ke Romania

Arief menambahkan bahwa Bank Jatim menyadari penuh bahwa target pemulihan aset tidak bisa diraih sendirian. Sinergi lintas lembaga merupakan kunci utama pelaksanaan lelang yang sehat.

“Kami juga berharap adanya komunikasi yang semakin intensif antara unit kerja Bank Jatim dengan KPKNL di wilayah kabupaten dan kota, sehingga berbagai kendala yang mungkin muncul dalam proses pengajuan maupun pelaksanaan lelang dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama-sama. Dengan demikian, proses lelang dapat berjalan lebih efektif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik,” tutur Arief.

Menurut Arief sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), menjaga tingkat kesehatan bank adalah mandat utama Bank Jatim agar terus berkontribusi nyata bagi pembangunan dan perekonomian masyarakat Jawa Timur.

forum Akselerasi Lelang KPKNL Tahun 2026 dihadiri oleh Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur Arik Hariyono, Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, jajaran direksi, hingga para Pimpinan KPKNL dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur di Surabaya pada Senin (21/9).
Forum Akselerasi Lelang KPKNL Tahun 2026 dihadiri oleh Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur Arik Hariyono, Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono, jajaran direksi, hingga para Pimpinan KPKNL dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur di Surabaya pada Senin (21/9).

“Kami merasa sangat terhormat dan bangga dapat berjalan beriringan dengan DJKN Jawa Timur dan KPKNL di masing-masing wilayah kabupaten/kota. Sinergi dan kolaborasi ini bukan sekadar kemitraan formal, melainkan merupakan bukti komitmen Bank Jatim untuk terus memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas penyelesaian aset, serta memberikan kontribusi yang optimal bagi masyarakat dan perekonomian Jawa Timur,” pungkas Arief.

Melalui kegiatan Akselerasi Lelang KPKNL Tahun 2026, Bank Jatim berharap sinergi dan koordinasi dengan DJKN serta KPKNL di seluruh Jawa Timur dapat semakin erat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya proses lelang yang lebih efektif, transparan, akuntabel, dan tetap berlandaskan pada aspek legalitas, kepatuhan, kehati-hatian, serta tata kelola yang baik.(JM02)