
“Hal ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Pada kegiatan ini juga diserahkan sertifikat kesehatan (Health certificate/HC) dan sertifikat fito sanitasi (Phytosanitary Certificate/PC) pada eksportir oleh tiga Menteri. Sertifikat tersebut diserahkan kepada PT Sinar Indochem (pakan ternak) sebanyak 60 ton senilai Rp 300 juta ke Timor Leste.
Lalu, PT Organic Hans Jaya (sarang burung walet) sebanyak 494 kg senilai Rp 9,9 miliar ke Tiongkok, PT Cargill Indonesia (bubuk dan mentega kakao) sebanyak 83,4 ton senilai Rp 4,98 miliar ke Tiongkok, dan PT Yongbee Indonesia (pakan serat campuran) sebanyak 174,4 ton senilai Rp 392 juta ke Korea Selatan.
Baca juga : Ini 4 Terobosan Baru Inovasi Edukasi Digital BEI
Berdasarkan data Badan Karantina Pertanian, Kementan, secara nasional produk pertanian yang diekspor hingga Maret 2021 sebanyak 81,3 ribu ton dengani nilai mencapai Rp 1,26 triliun. Komoditas tersebut terdiri dari tanaman pangan sebanyak 8,5 ribu ton senilai Rp 125,8 miliar (9,95 persen), hortikultura sebanyak 487,9 ton senilai Rp 47 miliar (3,71 persen), perkebunan sebanyak 72,2 ribu ton senilai nilai Rp 997,3 miliar (78,9 persen), dan peternakan sebanyak 27,8 ribu ton senilai nilai Rp 94 miliar (7,43 persen). (JM01)














