
Pada sesi pertama, tim pelatihan memberikan paparan tentang profil pelajar Pancasila melalui olah raga, melalui sajian materi dan pemutaran video. Kemudian pada sesi kedua ada pemaparan aplikasi modul elektronik pelajar Pancasila melalui olah raga, dilanjutkan dengan workshop penggunaan aplikasi.
Baca juga : Bank Jatim Lakukan Kerjasama dengan BKPSDM Lamongan
“Peserta dibimbing secara bertahap hingga memiliki akun dan dapat dioperasikan sewaktu-waktu. Aplikasi ini akan membantu peserta mendapatkan kreativitas pembelajaran PJOK yang menarik,“ terangnya.
Program olahraga untuk pembangunan ini memberikan peluang bagi pemerintah dan mitra lokal untuk menggunakan olahraga sebagai metode yang inklusif, pedagogis, dan hemat biaya dalam struktur pendidikan.
Kabid Pendidikan SMP, Disdik Kabupaten Lamongan Dr. R. Chusnu Yuli Setyo, M.Pd. yang hadir dalam kegiatan ini mengatakan, pelatihan semacam ini penting dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kemampuan guru di sekolah. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi guru PJOK SMP Lamongan untuk belajar berbagai kompetensi baru dari pakar-pakar UNESA.
Baca juga : Presiden Tegaskan Tidak Ada Penghapusan dan Pengalihan Pelanggan Listrik Daya 450…
“Semoga ya kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin pada tahun berikutnya dan dapat selalu bekerja sama demi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Lamongan,” harapnya.
Dalam program pengabdian ini, juga terlibat dosen FIO lainnya yaitu Muchamad Arif Al Ardha, dan Yuni Fitriyah Ningsih. (Adv/JM01)














