Gandeng Disdik, Dosen FIO Helat Pelatihan Physical Literacy Guru PJOK

0
35
Gandeng Disdik, Dosen FIO Helat Pelatihan Physical Literacy Guru PJOK
Gandeng Disdik, Dosen FIO Helat Pelatihan Physical Literacy Guru PJOK

Lamongan, JATIMMEDIA.COM – Ada berbagai upaya yang dilakukan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Salah satunya lewat jurusan Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga (FIO) gandeng Dinas Pendidikan dan MGMP PJOK Lamongan untuk mengadakan sejumlah pelatihan guru Kota Soto tersebut.

Pelatihan yang dilakukan di antaranya meningkatkan pemahaman physical literacy guru PJOK SMP Lamongan pada 10-11 September 2022 di Lamongan.

Ketua kegiatan, Fifukha Dwi Khory, dosen jurusan Pendidikan Olahraga mengatakan, fenomena kekurangan gerak telah menjadi masalah yang serius bagi masyarakat, termasuk anak usia 13-15 tahun.

“Dalam rangka mewujudkan agen perubahan, terutama di tingkat sekolah, guru PJOK menjadi sosok yang sangat sentral. Karena itu, kegiatan ini diarahkan untuk membekali guru PJOK sehingga memiliki pemahaman yang komprehensif tentang physical literacy atau literasi fisik,” ujarnya.

Literasi fisik, lanjut Fifukha, merupakan dasar penting dalam membentuk pemahaman, kesadaran dan perilaku pola hidup aktif, kesenangan dalam melakukan aktivitas, kemampuan mengidentifikasi, menginterpretasikan, merespon secara efektif dalam pemanfaatan kemampuan gerak tubuh dalam konteks yang luas dan bervariasi.

Baca juga : Strategi Dosen FIO Perkuat Internalisasi Nilai Pancasila Melalui Olahraga di SMP…

“Literasi fisik berkaitan dengan pengembangan keterampilan gerak dasar dan kepercayaan diri sehingga siswa memiliki motivasi dan kemampuan untuk memahami, kepercayaan terhadap kemampuan dirinya, menerapkan pola hidup sehat dengan gaya hidup aktif, dan memiliki keterampilan gerak dasar yang baik,” terang Fifukha.

Fifukha Dwi menambahkan, pelatihan ini selain memberikan pemahaman guru, juga membekali guru dengan kemampuan mendesain program physical literacy dan implementasinya di sekolah. Dengan ini diharapkan kompetensi guru menjadi lebih lengkap, mulai dari kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Pelatihan ini melibatkan sejumlah pakar UNESA yaitu Prof Ali Maksum, Bambang Ferianto dan Andhega Wijaya.

“Semoga dengan kegiatan ini para guru PJOK di Lamongan memiliki pemahaman dan kemampuan dalam hal literasi fisik sehingga terwujud pembelajaran PJOK yang efektif dan efisien,” harapnya.

Baca juga : Mengurangi Kecanduan Game Online dengan Konseling Keluarga Bersama Guru BK Kabupaten…

Kegiatan ini dihadiri sejumlah guru PJOK SMP se-Kabupaten Lamongan sebagai peserta, jajaran Bidang Pendidikan SMP, Disdik Kabupaten Lamongan dan jajaran MGMP PJOK Lamongan. Kerja sama ini akan terus berlanjut ke depan, utamanya dalam peningkatan kualitas guru PJOK. (Adv/JM01)