Strategi Dosen FIO Perkuat Internalisasi Nilai Pancasila Melalui Olahraga di SMP Lamongan

0
32
Strategi Dosen FIO Perkuat Internalisasi Nilai Pancasila Melalui Olahraga di SMP Lamongan
Strategi Dosen FIO Perkuat Internalisasi Nilai Pancasila Melalui Olahraga di SMP Lamongan

Lamongan, JATIMMEDIA.COM – Dunia pendidikan mengalami transformasi besar-besaran. Dari yang hanya pembelajaran tatap muka ke arah sistem daring dan hybrid. Penerapan model, media maupun modul pembelajaran pun ikut bergeser ke arah elektronik.

Guna meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di sekolah, tim dosen jurusan Pendidikan Olahraga, Fakultas Ilmu Olah raga (FIO), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melatih guru PJOK menerapkan modul elektronik.

Pelatihan plus pendampingan ini diikuti para guru PJOK SMP se-Kabupaten Lamongan pada 11-12 September 2022 di SMP Negeri Lamongan. Modul elektronik yang diterapkan yaitu tentang Implementasi Profil Pelajar Pancasila melalui Olahraga.

Advendi Kristiyandaru, dosen Pendidikan Olahraga menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para guru PJOK agar adaptif dan kreatif dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran di sekolah lewat penerapan modul elektronik.

Baca juga : Mengurangi Kecanduan Game Online dengan Konseling Keluarga Bersama Guru BK Kabupaten…

Selain itu, lanjutnya, hal ini juga untuk mengajak guru punya kreativitas dalam mendesain pembelajaran PJOK yang tidak hanya berkutat dalam materi-materi yang berkaitan dengan psikomotorik, tetapi lebih jauh pembelajaran olahraga ini menjadi bagian dari penguatan mental dan karakter dalam mendorong pembangunan nasional.

“Perlu kita tanamkan kepada guru dan siswa bahwa olahraga itu bukan hanya untuk bugar secara fisik, tetapi juga sehat secara mentalitas. Dengan kata lain, arah pembelajaran olahraga yaitu agar generasi bangsa bugar raganya, sehat jiwanya,“ tandasnya.

Karakter yang diharapkan terbentuk dalam jiwa generasi, jelas Advendi, adalah karakter profil pelajar Pancasila yang dibentuk melalui olahraga dengan mengedepankan olahraga untuk pembangunan.

“Yang kita gunakan di sini yaitu olahraga, aktivitas fisik dan permainan sebagai alat untuk mencapai tujuan pembangunan, dan mendukung secara khusus Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan (TPB) PBB,” lanjut Advendi.

Baca juga : Ini 5 Titik Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim

Sementara Nanik Indahwati, dosen Pendidikan Olahraga lainnya mengatakan, lewat pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman dan keterampilan penerapan konsep dan prinsip olahraga untuk pembangunan dalam pengajaran PJOK.

Halaman selanjutnya: Pada sesi pertama….