Unair Dinobatkan Jadi Institusi Terproduktif Bidang Kesehatan dan Obat

0
0
Unair Dinobatkan Jadi Institusi Terproduktif Bidang Kesehatan dan Obat
Unair Dinobatkan Jadi Institusi Terproduktif Bidang Kesehatan dan Obat

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Universitas Airlangga (Unair) mencatatkan torehan prestasi dalam Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas Tahun 2020 Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN).

Tahun ini Unair meraih peringkat ketiga sebagai institusi terproduktif bidang kesehatan dan obat di atas Universitas Padjajaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Yang menarik, sebanyak 90 penulis dari Unair turut mendapat penghargaan individu dalam ajang itu. Tiga akademisi meraih penghargaan penulis produktif berkualitas tinggi. Yakni, Moh. Yasin, Iman Harymawan, dan Anis Eliyana. Berikutnya, sebanyak 87 akademisi Unair meraih penghargaan penulis artikel terbaik.

Ketua LIPJP & HAKI Unair, Prof. Hery Purnobasuki M.Si., PhD. membenarkan capaian torehan itu. Penganugerahan yang merupakan acara rutin Ristek/BRIN ini, bagi Unair tergolong peningkatan, karena ini kali pertama masuk ke lima besar dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga : Fakultas Vokasi Unair Beri Pelatihan Pemasaran Daring dan Pengelolaan Keuangan UMKM

“Ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawabnya kepada masyarakat. Bahwa kita tidak diam meski masa pandemi Covid-19. Terus berinovasi, terus berprestasi,” ujarnya.

Kategori terproduktif itu, ungkap Prof Hery, ditentukan melalui penilaian dari data base web of science oleh Ristek/BRIN. Berikutnya, rekam jejak dan data keaktifan dalam bidang penelitian dari institusi serta akademisi bakal dilihat. Yang paling berpengaruh, sebut Prof Hery, adalah produk-produk inovasi dan penelitian dari institusi.

“Dari sisi publikasi, data-data penelitian kita, sehingga itu menjadi salah satu bahan pertimbangan penilaian. Termasuk beberapa aktivitas-aktivitas terkait Covid-19, vaksin,” ucapnya.

”Jadi, sederhananya Unair menghasilkan apa saja? Produk-produk inovasinya?” imbuhnya.

Baca juga : UNAIR Bagi Sejuta Masker dan Beri Penghargaan di Momen Hari Pahlawan

Prof Hery menyebutkan saat ini produk Unair yang memiliki hak paten mencapai lebih dari 150 produk yang tercatat. Tren tiap tahun jumlah itu terus meningkat. Untuk tahun ini, ada tambahan lebih dari 70 produk yang akan dipatenkan.

“Kami bisa membantu dalam pengurusan hak paten bagi sivitas. Ini akan terus kita dorong dan lakukan menuju hilirisasi hasil penelitian. Baik dari skala lab kita dorong sampai pada hilirisasi,” ungkapnya.

Atas torehan prestasi tersebut, Prof Hery berharap iklim prestasi itu mampu terus dibangun, termasuk capaian tersebut semoga mampu menjadi inspirasi ke depan untuk menorehkan prestasi yang lain.

Baca juga : Rektor UNAIR Kukuhkan Empat Guru Besar Baru

“Yang terpenting dari sebuah penelitian itu nilai kebermanfaatan kepada masyarakat. Saat kita semua bersama-sama, semuanya bisa dikejar. Maju maju bersama. Hebat, ya hebat bersama. Semoga smart university bisa segera tercapai,” katanya. (JM01)