Home Umum Unesa Kawal Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kupang dan Tidore

Unesa Kawal Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kupang dan Tidore

0
8
Unesa Kawal Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kupang dan Tidore
Unesa Kawal Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kupang dan Tidore

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Pemerataan mutu pendidikan nasional tidak sebatas menghadirkan bangunan sekolah, melainkan juga memastikan jalannya proses pembelajaran berkualitas hingga ke wilayah dengan tantangan geografis.

Komitmen inilah yang melandasi pelaksanaan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengambil peran aktif dalam mendukung program tersebut melalui penyiapan serta pendampingan Tenaga Pendamping Pembelajaran (TPP).

Bersama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) mitra lainnya, Unesa mendapat mandat untuk menjamin kesiapan akademik maupun profesionalitas para pendamping sebelum terjun langsung ke sekolah sasaran.

Kabupaten Kupang dan Kota Tidore Kepulauan sendiri menjadi bagian dari 17 titik penyelenggaraan SNT di Indonesia. Pada tahap awal, program fokus menyasar tingkat SMP dan SMA dengan masing-masing dua rombongan belajar.

Kehadiran TPP di lokasi bertujuan untuk mendampingi proses belajar-mengajar, mendorong inovasi serta pemanfaatan teknologi pendidikan, hingga menjalin komunikasi yang solid dengan segenap warga sekolah.

Ketua Tim Program SNT LPTK Unesa, Mochamad Nursalim, menekankan pentingnya kesiapan para pendamping dalam keberhasilan program ini. Selain memperoleh dukungan selama masa penempatan, TPP yang bertugas telah melalui tahap seleksi ketat yang menguji kompetensi bidang studi, kemampuan komunikasi dan kolaborasi, serta daya adaptasi terhadap lingkungan baru.

Anggota Tim Seleksi TPP, Yes Matheos Lasarus Malaikosa, mengonfirmasi keandalan para peserta yang terpilih.

“Seluruh TPP yang dinyatakan lulus telah mengikuti proses seleksi secara objektif. Para TPP telah memenuhi persyaratan, memiliki kompetensi sesuai bidang studi, dan dinilai layak melaksanakan tugas pendampingan pembelajaran di lokasi SNT masing-masing,” tegas Yes Matheos.

Dari sisi konsep pengerjaan, Koordinator Pendampingan SNT Kabupaten Kupang, Andi Kristanto, memaparkan bahwa SNT memadukan penguatan fasilitas fisik dan kualitas sumber daya manusia secara sekaligus.

BACA JUGA  Rilis platform Garudaku, Eksibisi Esports Perdana di PON XX Papua 2021 Siap Torehkan Sejarah

“Program SNT selaras dengan prioritas pemerintah dalam mewujudkan pemerataan mutu pendidikan. Program ini menggunakan pola baru yang mengintegrasikan penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi pembelajaran. Pola tersebut diharapkan menghasilkan dampak yang berkelanjutan,” terang Andi.

Unesa Kawal Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kupang dan Tidore
Unesa Kawal Program Sekolah Nasional Terintegrasi di Kupang dan Tidore

Hasil pemantauan langsung di Kabupaten Kupang dan Kota Tidore Kepulauan menunjukkan respons positif dari jajaran guru, siswa, maupun para TPP. Sebelum memulai proses mendampingi, para TPP telah membekali diri lewat pelatihan khusus dan sukses mendukung agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sesuai tenggat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Koordinator Monitoring SNT Kabupaten Kupang, Kartika Rinakit Adhe, turut mengapresiasi kesiapan serta etos kerja para pendamping di lapangan.

“Para TPP menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi selama mengikuti pelatihan. Para TPP juga telah mendukung dan melaksanakan kegiatan MPLS dengan lancar sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” jelas Kartika.

Melalui sinergi ini, Program SNT diharapkan mampu mendongkrak kualitas proses belajar, menumbuhkan budaya belajar yang positif, serta membuka akses pendidikan merata di daerah tertantang. Langkah ini sejalan dengan pencapaian target SDG-4 sekaligus penyiapan generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045.