
Berdasarkan hasil tinjauannya, Eri memastikan prokes telah dijalankan dengan baik di bioskop TP tersebut. Bahkan para penonton juga diminta mengisi data diri dan persetujuan kepatuhan prokes sebelum memasuki gedung bioskop.
“Tadi Pak Danrem saran kalau bisa jangan cuma isi data diri secara online, tapi tanda tangan juga. Jadi lebih kuat pernyataannya,” katanya.
Baca juga : Kepatuhan Wajib Pajak di Kota Surabaya Meningkat
Eri menegaskan, kepercayaan ini diberikan kepada pengelola bioskop dan warga Kota Pahlawan. Karena itu, dia meminta agar masyarakat saling mendukung dan patuh demi menjaga kesehatan serta menggerakkan roda perekonomian agar tidak berhenti.
“Kami percaya rakyat Surabaya juga sayang dan cinta pada kotanya,” ujar Eri.
Eri juga menegaskan, apabila nantinya ditemukan pengelola yang melanggar, maka pihaknya akan memberikan sanksi berupa penutupan usaha bioskop itu sampai masa pandemi berakhir.
“Kami sudah buat surat pernyataan dan sudah ditandatangani. Maka kalau ada yang melanggar kami tutup sampai berakhirnya pandemi Covid-19,” tegas Eri.
Dia yakin, di momen ini para pengelola dan masyarakat saling bergotong royong menjaga kota agar segera terbebas dari pandemi Covid-19.
Baca juga : Novotel Samator Siapkan Iftar Festive dan Ramadhan Homecoming untuk Buka Puasa…
“Sekali lagi ini untuk ekonomi Surabaya lebih baik lagi. Untuk panjenengan semua. Mohon kita sama-sama saling jaga kota agar warganya bahagia, sehat dan ekonomi terus bergerak,” pungkasnya. (JM01)














