15 Orang Terkaya di Indonesia ini Miliki Total Kekayaan Lebih dari 40 % Cadangan Devisa Indonesia

0
110
15 Orang Terkaya di Indonesia ini Miliki Total Kekayaan Lebih dari 40 % Cadangan Devisa Indonesia (ilustrasi)

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Seperti sebelum-sebelumnya, Majalah Forbes kembali merilis daftar orang terkaya dunia 2020. Dan di antaranya, ada 15 pengusaha asal Indonesia yang masuk ke dalam lis tersebut.

Kalau dijumlahkan, maka total kekayaan 15 taipan Indonesia itu mencapai US$ 53,7 miliar atau setara dengan Rp 859,2 triliun, dengan perhitungan kurs Rp16.000 per dolar AS.

Jumlah itu setara dengan 44,38 % cadangan devisa Indonesia per Maret 2020 yang mencapai US$ 121 miliar.

Daftar 15 Orang Terkaya di Indonesia pada 2020 versi Forbes

Dari 15 nama tersebut, dua Hartono kembali memposisikan sebagai orang terkaya pertama dan kedua di Indonesia selama 12 tahun berturut-turut.

Bos Grup Djarum, Budi Hartono, menempati urutan teratas daftar orang terkaya dari Indonesia tahun 2020, dengan nilai kekayaan US$ 13,6 miliar yang diikuti oleh adiknya, Michael Hartono dengan nilai kekayaan US$ 13 miliar.

Posisi ketiga diraih oleh Sri Prakash Lohia yang merupakan pendiri Indorama Corporation dengan kekayaan US$ 4,3 miliar. Selanjutnya, posisi keempat dan kelima diraih oleh Tahir dan Prajogo Pangestu dengan nilai kekayaan masing-masing US$ 4,1 miliar dan US$ 3,5 miliar.

Secara umum, nama-nama miliarder Indonesia yang bertengger di posisi 15 besar versi Forbes tidak banyak berubah dari daftar tahun lalu. Tetapi ada tiga nama baru yang masuk ke dalam daftar 15 besar orang terkaya di Indonesia yakni Djoko Susanto, Low Tuck Kwong, dan Winarko Sulistyo.

Djoko Susanto sebagai CEO of Alfa Supermarket ini berada di posisi 12 dengan nilai kekayaan mencapai US$ 1,2 miliar, melalui jaringan Alfa Supermarket sebanyak 16.000, serta kepemilikan industri properti dengan mengoperasikan Omega Hotel Management.

Sementara Low Tuck Kwong yang merupakan pendiri Bayan Resources, sebuah perusahaan batu bara di Indonesia dengan kapitalisasi pasar terbesar ini, berada di peringkat 14 dengan nilai kekayaan US$ 1,1 miliar.

Sedang Winarko Sulistyo yang saat ini memiliki 44 persen saham PT Fajar Surya Wisesa Tbk., ini berada diposisi terakhir (15, red) dengan nilai kekayaan US$ 1,1 miliar. (JM01)