Home Ekonomi Bisnis Langkah Besar Jatim Menuju Swasembada Gula Nasional

Langkah Besar Jatim Menuju Swasembada Gula Nasional

0
33
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin langsung rapat koordinasi strategis bersama jajaran Direksi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Direktur Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian RI. Pertemuan yang digelar Rabu (23/07) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin langsung rapat koordinasi strategis bersama jajaran Direksi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Direktur Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian RI. Pertemuan yang digelar Rabu (23/07) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Komitmen kuat untuk mewujudkan swasembada gula nasional semakin nyata. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memimpin langsung rapat koordinasi strategis bersama jajaran Direksi PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan Direktur Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian RI. Pertemuan yang digelar Rabu (23/07) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, ini berfokus pada percepatan ekstensifikasi lahan tebu seluas 100.000 hektare secara nasional, dengan porsi terbesar 70.000 hektare direncanakan berada di wilayah Jawa Timur

Langkah besar ini tak hanya untuk mencapai swasembada gula, tapi juga demi memperkuat ketahanan pangan nasional. Seluruh pihak yang hadir sepakat bahwa kunci keberhasilan program ini adalah sinergi kuat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN sektor gula, serta seluruh pemangku kepentingan di tingkat Kabupaten dan Kota.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya pemerataan, keadilan, dan keberpihakan terhadap petani tebu dalam pelaksanaan kebijakan ekstensifikasi ini.

“Saya menyampaikan terima kasih atas inisiasi yang bisa memperkuat langkah kita menuju swasembada gula. Mudah-mudahan ini ketemu jalan. Ketika saya menyampaikan hal ini kepada Pak Menteri Pertanian di hadapan Pak Wapres, saya katakan kalau hitung-hitungannya seperti ini, insyaAllah jadi. Tinggal bagaimana memastikan adanya fasilitasi dari pemerintah pada semester ini, dengan tetap mengedepankan asas keadilan dan pemerataan. Supaya petani bisa benar-benar merasakan dampak nyata dari kebijakan ini,” tutur Khofifah.

Dukungan konkret dari Pemprov Jawa Timur disambut antusias oleh Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi. Ia menyoroti krusialnya kolaborasi lintas lembaga dan pemerintah daerah untuk merealisasikan target dalam waktu singkat.

“Malam ini kami bersyukur sekali. Ibu Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan seluruh jajaran OPD memberikan support yang luar biasa. Dari total target 100.000 hektar, 70.000 hektar ada di Jawa Timur. Ini tentu membutuhkan sinergi nyata antara PT Sinergi Gula Nusantara, Ditjen Perkebunan, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota. Kami optimis, dengan dukungan yang luar biasa ini, dalam waktu 5 bulan ke depan kita dapat menyelesaikan target ekstensifikasi ini,” ujar Mahmudi.

BACA JUGA  Menjamin Serapan Gula Petani, Wagub Jatim Kunjungi Pabrik Gula Gending

Rapat ini juga menandai langkah awal pembentukan ekosistem budidaya tebu yang berkelanjutan di Indonesia. Selain perluasan lahan, pertemuan tersebut membahas secara komprehensif kesiapan infrastruktur, pendanaan, dukungan bibit, serta penguatan kelembagaan petani untuk menjamin produktivitas yang optimal.

Dirjen Perkebunan yang hadir dalam rapat tersebut turut menyampaikan bahwa Ditjenbun akan terus mengawal program ini secara teknis dan regulatif agar pelaksanaannya tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi petani dan industri gula nasional.(JM02)