
Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), mengadakan acara edukatif bertajuk “Kalau Aku Besar Nanti”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (25/07) ini merupakan hasil kolaborasi dengan Klub Literasi Anak. Acara ini diikuti oleh 20 siswa berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Para peserta terdiri dari penerima beasiswa yang berasal dari Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, serta putra-putri dari mitra kerja TPS.
Kegiatan ini berfokus pada pengembangan keterampilan literasi dasar seperti membaca, menulis, dan berpikir kritis. Tujuannya adalah untuk membentuk generasi yang cakap dan berdaya saing. Selama acara, para peserta diajak untuk belajar melalui metode interaktif agar anak – anak lebih dekat dengan dunia literasi secara menyenangkan.
Acara diawali dengan sesi mendongeng yang menghibur sekaligus merangsang imajinasi. Setelah itu, anak-anak diajak bermain beragam permainan literasi yang membuat belajar membaca dan menulis terasa seru. Suasana penuh keceriaan ini membantu mereka memahami bahwa membaca bukan hanya kewajiban, tetapi juga jendela untuk melihat dunia yang lebih luas serta meningkatkan kemampuan untuk mewujudkan mimpi mereka.
Selain literasi, para peserta juga mengikuti terminal tour. Mereka berkesempatan melihat langsung operasional pelabuhan khususnya terminal petikemas. Pada sesi ini memberi mereka pemahaman tentang pentingnya peran pelabuhan dalam mendukung logistik nasional dan perdagangan internasional. Anak-anak juga diperkenalkan dengan berbagai alat berat yang digunakan di pelabuhan. Hal ini memberikan pengalaman visual yang menambah wawasan mereka tentang dunia yang mungkin baru pertama kali mereka lihat.
Puncak acara adalah sesi menulis bertema “Kalau Aku Besar Nanti”. Di sini, anak-anak menuangkan harapan dan cita-cita mereka dalam bentuk karya tulis. Setiap peserta kemudian membacakan karya tulisnya di depan peserta yang lain, yang melatih kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi mereka. Sesi ini juga mendorong mereka untuk saling mendengarkan dan menginspirasi satu sama lain.
Erika Asih Palupi, Corporate Secretary TPS, mengungkapkan bahwa kegiatan literasi ini tidak hanya terbatas pada belajar membaca dan menulis, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter anak. “Kami mendorong dan mendukung anak-anak mengenal diri mereka lebih dalam sekaligus memahami kondisi lingkungan sekitar yang akan sangat berguna menuntun anak-anak hebat ini mencapai cita-citanya. Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah yang berarti dalam mencetak generasi yang cerdas, tangguh, santun dan penuh empati,” ujar Erika.
Salah satu peserta, Thalita, siswi kelas 7, merasa sangat senang. “Aku baru tahu ternyata pelabuhan itu sangat luas dan banyak alat beratnya. Aku jadi ingin membuat kapal besar yang bisa bawa banyak barang ke luar negeri,” ungkapnya penuh semangat.
Di akhir acara, TPS memberikan apresiasi kepada peserta teraktif dan karya tulis terbaik. Seluruh peserta juga menerima perlengkapan sekolah sebagai dukungan untuk pendidikan mereka. Melalui kegiatan ini, TPS berharap dapat terus berperan aktif dalam menciptakan ekosistem positif yang mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk mendukung pembangunan generasi muda, TPS terus berupaya menciptakan ruang yang aman, edukatif dan bermakna bagi anak-anak, guna mewujudkan masa depan Indonesia yang unggul dan berdaya. (JM02)














