Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan hunian yang aman, transparan, dan terjangkau, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Branch Office (BO) Surabaya Diponegoro kembali menunjukkan komitmen nyatanya. Langkah ini diwujudkan lewat gelaran Open Booth Lelang yang berlangsung di kantor BRI Jalan Raya Diponegoro No. 174, Surabaya, pada Rabu (30/9/2026) lalu.
Acara ini dirancang khusus sebagai wadah interaksi langsung bagi masyarakat yang ingin menggali informasi seputar aset agunan lelang. Di sisi lain, inisiatif strategis ini juga menjadi bagian dari langkah profesional BRI dalam mengoptimalkan pemulihan kredit (recovery) secara transparan dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Branch Manager BRI BO Surabaya Diponegoro, Eli Sanjoyo, bersama tim Collection & Recovery. Melalui pendekatan yang humanis dan proaktif, tim BRI sigap menjembatani para calon peserta lelang—mulai dari membedah rincian objek properti, menjelaskan prosedur pendaftaran, hingga menawarkan opsi solusi pembiayaan yang fleksibel.
Eli Sanjoyo tak menampik bahwa pasar lelang properti masih kerap diwarnai oleh keraguan masyarakat. Masalah utama yang sering muncul adalah terbatasnya pemahaman terkait regulasi dan mekanisme lelang yang dianggap rumit. Keraguan soal berkas administrasi, alur pendaftaran, hingga besaran dana awal kerap kali membuat calon pembeli urung melangkah.
“Melalui Open Booth Lelang, BRI BO Surabaya Diponegoro menghadirkan layanan edukasi yang membantu masyarakat memahami tahapan mengikuti lelang. Petugas memberikan pendampingan mengenai pendaftaran akun pada portal resmi Lelang Indonesia, perhitungan uang jaminan lelang, serta koordinasi dengan penanggung jawab atau person in charge (PIC) aset untuk melakukan survei objek secara langsung,” jelas Eli pada Jumat (23/10/2026).
Menurut Eli, keterbukaan data dan kecukupan informasi merupakan fondasi penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang matang. Dengan edukasi ini, calon pembeli dipandu untuk meneliti aspek legalitas, mengamati foto dan fisik bangunan, memeriksa dokumen pendukung, serta memahami batas harga limit sebelum memantapkan diri bertransaksi.
Guna mengatasi kendala pendanaan yang kerap membayangi calon pembeli lelang, BRI turut memperkenalkan KPR Solusi. Fasilitas kredit khusus ini dirancang untuk memudahkan pembiayaan dalam skema pembelian aset lelang.
KPR Solusi menawarkan fleksibilitas berupa skema suku bunga fixed dan floating, serta tenor panjang hingga 25 tahun sesuai regulasi produk. Kehadiran opsi ini diharapkan dapat memberi ruang bagi masyarakat untuk merencanakan arus kas mereka dengan lebih terstruktur.
“Bagi BRI, pengembangan akses terhadap aset lelang juga berkaitan dengan optimalisasi penyelesaian kredit bermasalah melalui penjualan agunan. Sementara bagi masyarakat, mekanisme ini dapat menjadi alternatif untuk mencari properti dengan harga limit yang berpotensi lebih rendah dibandingkan harga properti sejenis di pasar. Meski demikian, harga limit tidak selalu mencerminkan harga transaksi akhir ataupun nilai pasar aktual suatu aset,” tambah Eli.

Tak hanya fokus pada properti, BRI BO Surabaya Diponegoro juga memanjakan pengunjung dengan menghadirkan booth Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Di booth ini, masyarakat bisa mendapatkan konsultasi komprehensif mengenai simulasi pembiayaan, skema kredit, hingga tata cara pengajuan kendaraan bermotor impian sesuai kapasitas finasial masing-masing.
Melalui integrasi layanan edukasi, pendampingan teknis, serta fasilitas pembiayaan ritel yang holistik ini, BRI BO Surabaya Diponegoro terus memperkuat perannya sebagai pilar pemulihan aset sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di Surabaya dan sekitarnya.(JM02)















