Bank Jatim Akhirnya Punya Dirut Lagi

0
3
Busrul Iman saat dilantik sebagai Direktur Utama bankjatim yang baru,
Busrul Iman saat dilantik sebagai Direktur Utama bankjatim yang baru,

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Setelah setahun lebih tidak memiliki Diektur Utama (Dirut), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2020 yang digelar di Ruang Bromo, Kantor Pusat bankjatim, akhirnya memilih dan mengangkat Dirut bankjatim yang baru.

Dari dua calon yang diajukan untuk dipilih dengan suara terbanyak pada RUPSLB kali ini, Busrul Iman (posisi jabatan terakhir adalah Direktur Komersial dan Korporasi bankjatim) berhasil mengalahkan Erdianto Sigit Cahyono (posisi jabatan terakhir adalah Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko bankjatim) untuk menjadi Direktur Utama bankjatim.

Dalam kesempatan tersebut, Dirut baru bankjatim, Busrul Iman mengucapkan terimakasih kepada para Pemegang Saham atas kepercayaan yang telah diberikan.

“Semoga saya bisa menjalankan amanah dalam membawa bankjatim ke arah yang lebih baik,” ucapnya.

Dengan adanya pengangkatan Dirut secara definitif tersebut, diharapkan dapat membawa bankjatim lebih baik dimasa yang akan datang serta mampu meningkatkan kinerja bankjatim.

Tercatat hingga bulan Mei 2020, aset bankjatim mencapai angka Rp. 72,36 Triliun atau tumbuh 9,69 % (YoY). Dari segi bisnis, kredit bankjatim mengalami pertumbuhan 12,07 % (YoY) atau sebesar Rp 38,96 Triliun. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim tercatat sebesar Rp 61,36 Triliun, atau mengalami pertumbuhan 10,76 % (YoY).

Dengan pertumbuhan performa kinerja keuangan bankjatim yang cukup bagus tersebut, mampu menjaga rasio keuangan bankjatim di posisi Mei 2020 berada di tingkat yang wajar. Return on Equity (ROE) tercatat sebesar 18,25% menunjukkan rasio profitabilitas bankjatim masih cukup bagus.

Sementara dari sisi ketahanan modal, rasio CAR sebesar 21,61 % menggambarkan kecukupan modal bankjatim cukup bagus, diikuti dengan Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,88 %, ROA sebesar 2,60% serta tingkat efisiensi bankjatim yang juga cukup bagus dilihat dari rasio BOPO sebesar 70,71%.

Dengan catatan kinerja tersebut, bankjatim mampu mencatatkan laba bersih sebesar 608,22 Miliar. Bahkan di tengah pandemic Covid-19 ini, bankjatim masih mampu memberikan kinerja yang positif, khususnya untuk mendorong perekonomian Jawa Timur.

Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) menyalurkan bantuan dengan total akumulatif sebesar Rp 4,4 Milyar yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. (JM01)