BI Jatim Lepas Kas Keliling Kepulauan 3T di Wilayah Provinsi Jawa Timur

0
9
BI Jatim Lepas Kas Keliling Kepulauan 3T di Wilayah Provinsi Jawa Timur
BI Jatim Lepas Kas Keliling Kepulauan 3T di Wilayah Provinsi Jawa Timur

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Bank Indonesia Jawa Timur terus mensosialisasikan dan mengembangkan rasa peduli dan cinta pada Rupiah. Salah satunya adalah program Layanan Kas Bank Indonesia di pulau-pulau Terdepan, Terluar serta Terpencil (3T).

Seperti juga hari ini, Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto, melepas KRI Singa-651 dalam rangka Layanan Kas Bank Indonesia di Pulau Terdepan, Terluar Serta Terpencil Di Wilayah Provinsi Jawa Timur.

Pelepasan Layanan Kas BI yang akan menyasar di Pulau Masalembo, Pulau Kangean, Pulau Sepaken dan Pulau Nusa Penida ini, dilakukan bersama Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI AL Iwan Isnuwanto, Anggota DPR RI Komisi XI Indah Kurnia, Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI Yudi Harimukti dan Deputy Kepala Perwakilan BI, Imam Subarkah.

Dalam kesempatan tersebut, Budi menegaskan bahwa masih terdapatnya transaksi selain Rupiah terutama di Wilayah 3T, dan rendahnya kebanggaan penggunaan Rupiah, serta keengganan menggunakan Rupiah sebagai alat transaksi dalam aktivitas ekonomi, pernah menjadi salah satu sejarah kelam bangsa Indonesia karena kehilangan 2 pulau yaitu Sipadan dan Ligitan.

Baca juga : BI Minta Masyarakat Tetap Waspadai Uang Palsu

BI Jatim Lepas Kas Keliling Kepulauan 3T di Wilayah Provinsi Jawa Timur
Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto, melepas KRI Singa-651 dalam rangka Layanan Kas Bank Indonesia di Pulau Terdepan, Terluar Serta Terpencil Di Wilayah Provinsi Jawa Timu, Senin (18/10/2021)

“Lepasnya Pulau Ligitan dan Sipadan dari NKRI tahun 2002, salah satunya adalah minimnya transaksi dan aktivitas ekonomi dengan menggunakan mata uang Rupiah di kedua pulau tersebut,” ingat Budi di Dermaga Madura, Koarmada II Surabaya, Senin (18/10/2021).

Budi juga menjelaskan, Layanan Kas Bank Indonesia di pulau 3T ini merupakan salah satu bentuk edukasi Cinta, Bangga dan Paham Rupiah, yang merupakan salah satu program implementasi kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah.

“Cinta Rupiah adalah mampu mengenali, merawat dan menjaga Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI. Sementara Bangga Rupiah adalah menggunakan Rupiah di setiap transaksi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sedang Paham Rupiah ditunjukkan dengan memahami fungsi Rupiah sebagai nilai tukar dan cara mengelolanya,” tambah Budi.

Ia juga mengingatkan, pentingnya mengedukasi masyarakat agar rasa cintanya, kebanggaan serta pemahamannya tak beralih selain Rupiah sebagai alat tukar dan mata uang resmi.

Baca juga : Fesyar Regional Jawa 2021 Ditutup dengan Capaian Diluar Target

Sementara Panglima Kamando Armada II (Pangkoarmada II) Laksamana Muda TNI, Iwan Isnurwanto menegaskan bahwa TNI AL sangat mendukung Bank Indonesia untuk turut menjaga wilayah NKRI, khususnya program Layanan Kas Bank Indonesia di Pulau Terdepan, Terluar Serta Terpencil (3T) di Wilayah Provinsi Jawa Timur. (JM01)