BKKBN Provinsi Jawa Timur Gelar Ngopi Bareng Media Bicara Soal Stunting

0
27
BKKBN Provinsi Jawa Timur Gelar Ngopi Bareng Media Bicara Soal Stunting
BKKBN Provinsi Jawa Timur Gelar Ngopi Bareng Media Bicara Soal Stunting

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menjadi narasumber di Ngopi Bangga Kencana (Ngobrol Pintar Bareng Kaper BKKBN Jatim). Dengan tema, Peran Insan Pers dan Mahasiswa Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Timur.

Kegiatan ini di inisiasi oleh Sindikat Wartawan Indonesia (SWI) ini menghadirkan narasumber Ketua SWI Dedik Sugianto, Kaper BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati MM, Dr Agus Purbo Widodo S.T, M.M, selaku Wakil Rektor 1 Universitas Teknologi Surabaya, Merlina Maria Barbara Apul MA, selaku Dosen Fakultas Komunikasi Universitas Widya Mandala Surabaya, tokoh pers Surabaya Gatot Irawan dan puluhan awak media dan mahasiswa.

Kaper BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati  menegaskan, dengan kolaborasi bersama bisa mempercepat penurunan angka stunting di Jatim. Target tahun 2024, penurunan stunting di Jatim diharapakan bisa mencapai 14 persen jika dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 19,2 persen.

BACA JUGA : Jatim Masuk Top 7 Exhibitor ASN Culture Fest Tiga Tahun Berturut-Turut

“Kita mengapresiasi kegiatan ini. Ternyata insan pers sangat peduli stunting untuk mewujudkan keluarga berkualitas,” ujarnya disela acara yang digelar di Grand Father Cafe, Kalasan Surabaya. Selasa (19/12/2023).

Menurut Maria, sosialisasi pencegahan stunting harus terus dilakukan BKKBN bersama insan pers. Termasuk belum lama ini sosialisasi menyasar santriwati di beberapa pondok pesantren se-Jatim.

“Mulai dari bagaimana menjaga kesehatan reproduksi, maupun sosialisasi mengenai nutrisi hewani seperti ikan, telur, yang bisa mencegah stunting,” terang Maria.

BACA JUGA : OJK : Pebankan Telah Blokir Lebih dari 4.000 Rekening Judi Online

Sementara Ketua SWI Dedik Sugianto berharap kolaborasi ini bisa terjalin dengan baik kedepannya, sehingga dari hasil laporan para wartawan, bisa mengedukasi dan menginformasikan ke masyarakat luas mengenai pencegahan stunting ini. (JM01)