Home Ekonomi Bisnis Crown Group : Perbankan Nasional Harus Turunkan Suku Bunga untuk Stimulus Pasar...

Crown Group : Perbankan Nasional Harus Turunkan Suku Bunga untuk Stimulus Pasar Properti

0
99
Crown Group : Perbankan Nasional Harus Turunkan Suku Bunga untuk Stimulus Pasar Properti
Sydney in the evening

“Sementara rata-rata tingkat kekosongan unit apartemen di Australia adalah sebesar 1.9% yang artinya sangat sedikit apartemen yang kosong tidak terisi,” tambah Reiza.

Reiza juga menjelaskan bahwa perbankan di Australia bisa memberikan pinjaman kedua mengingat nasabah akan membayar cicilan KPA dari pendapatan sewa. Dan kondisi ini memang agak berbeda dengan Indonesia dimana rata-rata tingkat kekosongan unit apartemen mencapai 40% – 50%, sementara bunga KPA terutama untuk refinancing lebih tinggi di kisaran 5% (Fixed rate) hingga 10% (Float rate).

“Di kondisi pasar saat ini, akan sangat membantu apabila perbankan Indonesia mengikuti langkah perbankan Australia yang menurunkan suku bunga hingga dua kali pada tahun 2020 kemarin untuk memberikan stimulus pada pasar properti,” ujar alumnus dari Monash University di Melbourne dan sudah berkecimpung di dunia properti Australia selama lebih dari 1 dekade ini

Baca juga : Wilio Hadirkan Koleksi Ekslusif Puma X Peanuts

Lalu, kenapa tingkat kekosongan unit apartemen di Australia bisa begitu rendah?

Ternyata hal ini dikarenakan pemerintah Australia betul-betul menjaga titik ekulibrium antara pasokan dengan permintaan dan menjaga ketat pasokan dan kebutuhan akan properti melalui beberapa mekanisme regulasi seperti izin membangun yang ketat, pembatasan zona pembangunan dan regulasi perbankan.

Halaman selanjutnya: Selain itu, pihak pengembang

BACA JUGA  Java Coffee Culture (JCC) 2022 Sukses Bukukan Penjualan Rp 10 Milyar