Java Coffee Culture (JCC) 2022 Sukses Bukukan Penjualan Rp 10 Milyar

0
7
Gelaran Java Coffee Culture (JCC) 2022 Sukses Bukukan Penjualan Rp 10 Milyar
Gelaran Java Coffee Culture (JCC) 2022 Sukses Bukukan Penjualan Rp 10 Milyar

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Gelaran Java Coffee Culture (JCC) 2022 yang di gagas Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Jatim selama 2 hari yaitu tanggal 26-27 November 2022, sukses meraih transaksi hingga 10 milyar rupiah, dari target yang dicanangkan sebesar 2 milyar.

Kepala KPw BI Jatim Budi Hanoto menyebutkan, gelaran JCC 2022 yang mengambil tema “Beyond a Cup of Coffee” ini berhasil menarik pengunjung baik secara offline maupun virtual melalui kanal YouTube sebesar lebih dari 5.000 pengunjung.

“Tentu ini menjadi hal yang membanggakan, apalagi ini adalah gelaran perdana,” ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, memuji gelaran JCC 2022 yang ternyata mampu memunculkan transaksi yang jauh diatas target.

BACA JUGA : Java Coffee Culture Dukung Pelaku Usaha Kopi Lokal untuk Go Global…

“Dari target Rp 2-3 miliar transaksi yang dicanangkan, ternyata berhasil terlampui hingga mencapai Rp 10 miliar transaksi dari pembeli dalam dan luar negeri. Ini tentu hal yang patut dibanggakan,” terang Andy.

Andy juga menjelaskan bahwa kontribusi Jawa Timur untuk produksi kopi Indonesia dan dunia memang cukup luar biasa. Karena pada 2021, Indonesia berhasil menduduki 5 besar negara produsen kopi terbesar dunia menurut the International Coffee Organization (ICO) setelah Brazil dan Vietnam.

“Nah, produksi kopi Indonesia didominasi oleh wilayah Jawa yang kontribusinya mencapai 85% dari keseluruhan produksi. Sedangkan Jawa Timur merupakan sentral produksi kopi di Jawa,” ujarnya.

Adhy menambahkan, Jatim memiliki sekitar 113.000 hektar kebun kopi yang dapat memproduksi hingga 69.000 ton. Saat ini, ekspor kopi Jatim mencapai 79.000 ton dan bahkan masih dapat memenuhi kebutuhan Jatim sendiri yang rata-rata berjumlah 47.000 ton.

BACA JUGA : KPw Bank Indonesia Jatim Gelar Java Coffee Culture 2022 untuk Dorong…

Ketangguhan produksi kopi di Jatim, lanjutnya, sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jatim, yakni Jatim Agro. Ia mengatakan, salah satu amanat dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa adalah agar UMKM dapat lebih memperluas kontribusi dalam produksi.

“Pada akhirnya kami tidak ingin seluruh produk itu hanya sekedar tanam dan petik. Tapi juga tanam, petik, olah, kemas, dan baru menjual. Tentunya kami harap dengan begini nilai jualnya lebih tinggi,” terang Adhy.

Andy menambahkan, pemberdayaan UMKM termasuk produk turunan kopi menjadi penting, mengingat UMKM lah yang membantu Jatim bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Ketangguhan kita ini tinggi karena Jawa Timur ini sangat dinamis, tetap bisa bertahan walaupun masa Covid-19, inflasi, maupun kenaikan BBM. Alhamdulillah pertumbuhan ekonominya semakin meningkat dengan adanya bahwa 9,7 juta dari masyarakatnya yang merupakan pelaku UMKM. Maka penting bagi kita untuk mempertahankan ini,” jelasnya.

BACA JUGA : Hari Guru Nasional, Gubernur Khofifah Pacu Semangat Guru Telurkan Inovasi

Ditambahkan Andy, saat ini Gubernur Khofifah sedang berkunjung ke Mesir dan Arab Saudi. Salah satunya untuk mengenalkan produk Jatim, di dalamnya termasuk kopi ini.

“Alhamdulillah sudah ditandatangani kontrak sebesar 5 juta US dollar untuk ekspor kopi dari Jawa Timur,” imbuhnya. (JM01)