Gubernur Khofifah Minta Kepala OPD Pemprov Jatim Wujudkan World Class Bureaucracy

0
35
Gubernur Khofifah Minta Kepala OPD Pemprov Jatim Wujudkan World Class Bureaucracy
Gubernur Khofifah Minta Kepala OPD Pemprov Jatim Wujudkan World Class Bureaucracy

Tantangan yang ada, lanjut Khofifah, bisa dijawab dengan inisiatif, kolaborasi, dan inovasi (IKI). Ia juga menerangkan, hal itu berseiring dengan transformasi yang ia harapkan dapat dilakukan oleh JPT.

“Ada 80.330 ASN dan non ASN di Jatim yang sangat tergantung kepada kinerja dan inovasi para kepala OPD. Jadi kita harus memahami bahwa di belakang kepala OPD   itu ada tim yang luar biasa besarnya. Maka kepala OPD  harus siap mendengar, siap memberikan arahan, dan harus juga turun tangan di lini bawah. Kepala OPD harus bisa menggerakkan tim nya sebagai tim yang handal,” terangnya.

“Kalau bahasa  dalam.kitab suci Al Qur’an , sesungguhnya Allah tidak merubah suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri’. Maka kitalah yang harus menginisiasi inovasi, tidak bisa sekedar  menunggu perubahan tiba-tiba turun dari langit ,” lanjut Khofifah.

BACA JUGA : Realisasi Pendapatan dan Belanja Provinsi Jatim 2022 Meningkat dari 2021

Selain itu, gubernur perempuan pertama Jatim itu menyampaikan pentingnya perubahan mindset merupakan langkah yang strategis. Sebab, banyak perubahan yang dapat dicapai dengan berani berinisiasi serta ber inovasi seiring lahirnya struktur baru di pemprov Jatim yaitu Badan riset dan inovasi (BRIDA) yang semula badan penelitian dan pengembangan.

Contoh yang sangat prominent, ungkap Khofifah, adalah bagaimana Pemprov Jatim berhasil merealisasikan pendapatan 2022 hingga 107,48% atau Rp 31,77 triliun dari total perencanaan Rp 29,56 triliun. Sedangkan, total belanja mencapai 94,02% dengan realisasi 31,59 triliun dari total perencanaan Rp 33,60 triliun.

Halaman selanjutnya: Berpesan Untuk Menyerap Materi….