Gubernur Khofifah Minta Kepala OPD Pemprov Jatim Wujudkan World Class Bureaucracy

0
3
Gubernur Khofifah Minta Kepala OPD Pemprov Jatim Wujudkan World Class Bureaucracy
Gubernur Khofifah Minta Kepala OPD Pemprov Jatim Wujudkan World Class Bureaucracy

Malang, JATIMMEDIA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meng-upgrade kemampuan sekaligus menerapkan birokrasi tingkat dunia (World Class Bureaucracy).

Sebab menurut gubernur Khofifah masih banyak pembelajaran dan pengembangan sistem kerja yang harus didalami dan ditingkatkan sehingga bisa meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan.

Untuk itu, di awal tahun anggaran 2023 ini, secara khusus Gubernur Khofifah mengajak para jajaran kepala OPD Pemprov Jatim untuk mengikuti Refreshment Manajemen Pemerintah Tahun 2023 di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Ballroom Hotel Grand Mercure Malang, Rabu (11/1/2023).

“Kita mengawali Tahun Anggaran 2023 dengan bersama-sama membangun satu semangat untuk bisa memaksimalkan seluruh kinerja yang bisa kita kolaborasikan. Agar bisa membawa kapal pembangunan Jawa Timur semakin maju dengan World Class Bureaucracy,” ucapnya saat membuka kegiatan.

BACA JUGA : Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 2022, Tertinggi Dalam Sejarah

Khofifah menjelaskan, ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian para pejabat tinggi pratama. Salah satunya adalah Peraturan Presiden (Perpres) No. 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Jawa Timur, khususnya Kawasan Gerbang Kertasusila dan Sekitarnya, Kawasan Bromo Tengger Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

“Ini menjadi pengingat kita semua. Maka saya minta tolong semua  pejabat tinggi pratama  di Pemprov Jawa Timur mempelajari ulang titik-titik sesuai dengan tupoksi masing-masing. Tolong dalam refreshment ini dimaksimalkan untuk mendapatkan  pencerahan pengembangan dan perluasan perspektif dari para narasumber yang sudah berkenan hadir,” jelasnya.

Kemudian, mantan Menteri Sosial RI itu juga menekankan Tujuh Prioritas Utama Pembangunan Jatim 2023. Yang di antaranya adalah pemulihan ekonomi kerakyatan, penguatan konektivitas antar wilayah, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, produktivitas, dan daya daya saing ketenagakerjaan, serta pengentasan kemiskinan.

BACA JUGA : OJK Putuskan Bank Umum Prima Master Berubah Jadi Bank BPR

Adapula peningkatan kepedulian sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal, peningkatan kemandirian pangan dan pengelolaan sumber daya energi, peningkatan ketahanan bencana dan kualitas lingkungan hidup, serta peningkatan ketentraman, ketertiban umum dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di Jatim

“Saya minta  semua  peserta menggali, semua menyisir, semua melakukan pendalaman. Sampai kepada bagaimana kita harus punya strong partnership dengan OPD dan Forkopimda untuk peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Halaman selanjutnya: Tantangan yang ada….