ITS Peringkat Tiga Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia

0
134
ITS Peringkat Tiga Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia
ITS Peringkat Tiga Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Upaya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mengusung kampus menjadi world class university bukanlah main-main. Pandemi Covid-19 yang sudah setahun lebih ini pun tidak menghalangi ITS untuk terus berkembang pesat yang dibuktikan dengan diraihnya peringkat ketiga sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Times Higher Education (THE).

THE sendiri merupakan lembaga kredibel penyaji data kinerja universitas di kancah internasional yang bekerja sama dengan Quacquarelli Symonds (QS). Menurut The Globe and Mail, THE merupakan salah satu Asia University Rankings (AUR) yang bisa dibilang paling berpengaruh yang diadakan setiap tahunnya atau biasa disebut THE AUR.

Berdasarkan pemeringkatan tahun ini, keunggulan dan kualifikasi ITS ditunjukkan dengan ditempatinya posisi ketiga terbaik se-Indonesia dengan perolehan rata-rata 21,7 – 24,4. Namun, tidak cukup sampai di sana, ITS juga berhasil mencapai posisi 351 – 400 terbaik se-Asia dalam THE AUR 2021 dengan nilai rata-rata 22,94.

Senior Manager of ITS Global Engagement Office on World Class University Affairs, Rulli Pratiwi Setiawan ST MSc PhD menyampaikan, lima kriteria yang dinilai dalam pemeringkatan THE AUR diantaranya ada kriteria teaching (pengajaran), research (penelitian), citations (sitasi), international outlook (pandangan internasional), dan industry income (pendapatan industri).

Baca juga : Wagub Emil: Anugerah Wisata Gresik Bangkitkan Semangat Sektor Pariwisata

“Sementara bobot masing-masing kriteria yang diukur melalui persentase, untuk kriteria teaching sebesar 25 persen, research sebesar 30 persen, citations sebesar 30 persen, international outlook sebesar 7,5 persen, dan industry income sebesar 7,5 persen,” papar alumnus Universität Stuttgart Jerman ini.

Rulli juga menjelaskan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi perguruan tinggi untuk bisa mengikuti atau turut serta dalam pemeringkatan THE AUR.

“Persyaratannya adalah pengajar harus mengajar setidaknya satu mahasiswa, lalu universitas harus memiliki tidak lebih dari 80 persen staf untuk satu area studi, dan telah mempublikasikan 1.000 jurnal dalam lima tahun terakhir atau minimal 150 per tahun,” terangnya.

Baca juga : Suparma Bagikan Dividen Tunai Sebesar 20 Persen dari Laba Bersih

Rulli menambahkan bahwa mendapatkan peringkat dalam kualifikasi THE merupakan perjuangan yang sulit, ditambah dengan pesaing-pesaing berat dari perguruan tinggi lain.

“Ini adalah tahun ketiga ITS masuk dalam pemeringkatan THE dan sedikit berbeda dengan pemeringkatan QS, pemeringkatan THE ini lebih sulit jika dilihat dari kriteria-kriteria yang ada,” imbuh Rulli.

Ke depannya, Rulli berharap bahwa ITS dapat terus meningkatkan reputasi di kancah internasional. Peringkat bukan tujuan akhir, tetapi setidaknya bisa menjadi benchmarking untuk melihat posisi ITS di level dunia.

Baca juga : Wali Kota Eri Terima Penyerahan Aset Property dari Kejati Jatim

“Tentu saja, selanjutnya diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh civitas akademika untuk bisa semakin memantapkan posisi ITS di level dunia,” pungkasnya. (JM01)