Kawal Penanganan Bencana Erupsi Semeru, Gubernur Khofifah Berkantor di Lumajang

0
2
Kawal Penanganan Bencana Erupsi Semeru, Gubernur Khofifah Berkantor di Lumajang
Panglima TNI Tinjau langsung lokasi bencana erupsi gunung Semeru

Lumajang, JATIMMEDIA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memilih berkantor di Kabupaten Lumajang guna mengawal secara langsung upaya penanganan bencana guguran awan panas Gunung Semeru. Keputusan tersebut diambil Khofifah usai melihat luasnya dampak letusan Gunung Semeru.

Adapun beberapa daerah yang terdampak diantaranya; Kecamatan Candipuro yaitu di Dusun Kampung Renteng, dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Mujur, Desa Sumberwuluh, Desa Penanggal, dan Desa Sumber Rejo

Sementara di Kecamatan Pronojiwo, desa terdampak adalah Desa Supiturang, Sumber Urip dan Oro- Oro Ombo. dimana sejumlah rumah warga  tertimbun material vulkanik gunung api tertinggi di pulau Jawa ini.

Selain itu, akses jalan dari pusat pemerintahan dan perekonomian Kabupaten Lumajang ke Kecamatan Pronojiwo juga terputus akibat ambruknya jembatan Gladak Perak.

Baca juga : Alfamidi Bersama Pengelola Donasi Konsumen Bantu Erupsi Semeru

“Penanganan bencana GAP Semeru ini menjadi prioritas utama, utamanya search and rescue (pencarian dan penyelamatan). Karena itu seluruh pekerjaan saya kerjakan dari Lumajang. Dan beberapa agenda saya minta pak Wagub mewakili,” ujar Khofifah di Lumajang, Minggu (5/12/2021)..

Khofifah juga menambahkan, untuk yang berkenaan dengan kebutuhan para pengungsi, semua dibawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sedang Pemprov Jatim dan Pemkab Lumajang akan memaksimalkan layanan masyarakat terdampak bencana.

“Saya ingin memastikan konsolidasi data dan koordinasi pencarian, penyelamatan, evakuasi dan penanganan pengungsi berjalan efektif dan semoga tidak ada yang terlewat. Mengingat bencana ini dialami warga kecamatan Pronojiwo dan kecamatan Candipuro,” terangnya.

Mengingat jembatan gladak perak putus, lanjutnya, maka penangan dibagi dua titik di masing- masing kecamatan.

Baca juga : Ini Panduan Pencegahan COVID-19 dari Kemenag saat Perayaan Natal 2021

“Semua kebutuhan dasar warga kita ihtiarkan agar  tersedia. Makanan, minuman, pakaian, obat-obatan sebisa mungkin terpenuhi,” tambah Khofifah.

Khofifah menyebut, dengan berkantor langsung di Lumajang maka koordinasi antar stakeholder terkait upaya penanganan kegawatdaruratan pasca terjadi GAP Gunung Semeru jauh lebih cepat.

Halaman selanjutnya: Terkait banyaknya rumah warga yang rusak