KPPU Kenakan Sanksi pada GoJek Sebesar Rp 3,3 Milyar

0
21
KPPU Kenakan Sanksi pada GoJek
KPPU Kenakan Sanksi pada GoJek

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) menjatuhkan sanksi denda kepada PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (GoJek) sebesar Rp 3,3 milyar atas keterlambatan pemberitahuan (notifikasi) akuisisi yang dilakukannya atas PT Global Loket Sejahtera (Loket). Sanksi tersebut disampaikan dalam Sidang Majelis Komisi dengan agenda Pembacaan Putusan yang dilaksanakan hari ini di KPPU.

Dalam Putusan Perkara dengan nomor register 30/KPPU-M/2020 tersebut, GoJek diputuskan telah melanggar ketentuan Pasal 29 Undang-undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (UU No. 5/1999) dan Pasal 5 Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2010 tentang Penggabungan atau Peleburan Badan Usaha dan Pengambilan Saham Perusahaan yang dapat Mengakibatkan Terjadinya Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Deswin Nur, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU mengatakan bahwa perkara ini berawal dari penyelidikan atas dugaan keterlambatan notifikasi GoJek dalam akuisisi yang dilakukannya pada tanggal 4 Agustus 2017 atas sebagian besar saham PT Global Loket Sejahtera, yang merupakan perusahaan pemilik brand Loket yang bergerak di bidang teknologi, khususnya penyediaan piranti lunak (software) berupa platform event dan event creator.

Baca juga : Ini 5 Mobil Bekas Paling Populer Sepanjang 2020

Majelis Komisi, lanjutnya, menilai transaksi tersebut efektif secara yuridis pada tanggal 9 Agustus 2017 sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada. Oleh karena itu, GoJek wajib melakukan pemberitahuan (notifikasi) pengambilalihan saham kepada KPPU selambat-lambatnya 30 hari sejak tanggal 9 Agustus 2017, yakni pada tanggal 22 September 2017.

Halaman selanjutnya: Tetapi GoJek baru melakukan…