KPPU Minta Masyarakat Lapor Kalau Ada Pelanggaran Harga Bahan Pokok

0
2
KPPU Minta Masyarakat Lapor Kalau Ada Pelanggaran Harga Bahan Pokok
Kanwil IV KPPU Dampingi Menteri Perdagangan Awasi Bahan Pokok Dan Penting di Pasar Wonokromo Surabaya
Kanwil IV KPPU Dampingi Menteri Perdagangan Awasi Bahan Pokok Dan Penting di Pasar Wonokromo Surabaya

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok dan penting menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Bulan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2021, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan kunjungan kerja ke Pasar Wonokromo Surabaya, untuk melihat secara langsung kondisi pasokan dan harga di lapangan.

Turut hadir dalam kunjungan kerja ini, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Direktur Kriminal Khusus Polda Jawa Timur Kombes Pol Farman dan Kepala Kanwil IV KPPU Surabaya Dendy R. Sutrisno.

Hal yang menjadi sorotan dalam kunjungan kerja ini adalah masyarakat dapat terlayani untuk mendapatkan bahan pokok dan penting dengan harga yang wajar.

“Harga daging sapi di Pasar Wonokromo Rp 110 ribu per kilogram, ini mungkin harga daging sapi yang paling murah dibandingkan wilayah lainnya, karena memang Jawa Timur adalah penghasil,” ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Baca juga : Safe n Lock HIPS Lakukan Sosialisasi pada Nasabah BSI

Harga gula juga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp 12.500. dan harga cabai juga sudah turun di kisaran Rp 60 ribu per kilogram, khususnya cabai rawit merah dan lainnya.

“Saya ucapkan selamat kepada Pemerintah Jawa Timur dan Wali Kota Surabaya bahwa harga secara umum terpantau baik dan stabil untuk Ramadan dan Idul Fitri,” lanjut Lutfi

Dikesempatan yang sama, KPPU juga kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan penting, dan terus melakukan pengawasan untuk memastikan tidak ada pelanggaran Undang-undang No. 5 Tahun 1999, khususnya selama bulan Ramadhan di sektor pangan.

Baca juga : Surabaya Bersiap Sekolah Tatap Muka Juli

“KPPU mengharapkan dukungan setiap pihak untuk melaporkan ke KPPU jika terdapat pelanggaran persaingan usaha diberbagai komoditas bahan pokok tersebut,” tutup Dendy. (JM01)