Home Ekonomi Bisnis Laba Bersih Melesat Nyaris 5 Kali Lipat, RISE Pacu Ekspansi Properti hingga...

Laba Bersih Melesat Nyaris 5 Kali Lipat, RISE Pacu Ekspansi Properti hingga ke Sumatra dan Kalimantan

0
3
Laba Bersih Melesat Nyaris 5 Kali Lipat, RISE Pacu Ekspansi Properti hingga ke Sumatra dan Kalimantan
Laba Bersih Melesat Nyaris 5 Kali Lipat, RISE Pacu Ekspansi Properti hingga ke Sumatra dan Kalimantan

Langkah kedua berfokus pada penguatan pendapatan berulang (recurring income). RISE berkomitmen untuk memperluas jaringan hotel bintang lima dan serviced apartment demi menjaga stabilitas arus kas (cash flow) dalam jangka panjang. Saat ini, lini hospitality mereka telah diperkuat oleh nama-nama populer seperti Vasa Hotel Surabaya, Vasa Suites Surabaya, Solaris Hotel, dan Cleo Business Hotel.

“Peningkatan recurring income merupakan salah satu jangkar strategis kami untuk menghasilkan pendapatan yang lebih stabil dan berkualitas. Oleh karena itu, pengembangan hotel baru dan serviced apartment akan terus kami dorong secara fokus,” tambah Budi.

Strategi ketiga adalah ekspansi industri dan penetrasi geografis. Melangkah keluar dari zona nyaman di Pulau Jawa, RISE siap menangkap peluang pertumbuhan ekonomi baru dengan merambah wilayah potensial di Sumatra dan Kalimantan.

Sejauh ini, reputasi emiten berkode saham RISE yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia sejak 2018 ini telah diperkuat lewat deretan proyek sukses. Di antaranya adalah Kyo Society Apartemen Surabaya, Tanrise Taman Dayu Pandaan, Pergudangan Tritan, Grand Sunrise Menganti, Sunrise Residence Sidoarjo, Voza Tower, dan Vasa Suite Surabaya.

Menatap masa depan, Tanrise juga sudah mengantongi cetak biru sejumlah proyek ambisius yang siap diluncurkan. Mulai dari kawasan wisata seperti Vasa Resort Bromo dan Villa Solaris Bali, hingga pengembangan wilayah perkotaan seperti Grand Sunrise Malang, Tritan Gresik, Tritan Gempol, Tanrise Bandung, Tanrise City Sidoarjo, serta Swiss of Taman Dayu.

Meski agresif dalam beraliansi dan berekspansi, manajemen memastikan roda bisnis tetap berjalan di atas koridor manajemen risiko yang ketat.

“Kinerja Kuartal I-2026 menjadi bukti nyata bahwa strategi ekspansi yang kami jalankan berada di jalur yang tepat. Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (selective & prudent mitigation) dalam setiap langkah investasi. Fokus kami tidak hanya sekadar bertumbuh dari sisi angka, melainkan memastikan setiap proyek baru mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi performa jangka panjang perusahaan,” tutup Budi Agusti. (JM02)

BACA JUGA  TPID Provinsi Jawa Timur Dorong Kerjasama Antar Dearah