Jakarta, JATIMMEDIA.COM — Di era di mana kehidupan semakin digital dan saling terhubung, teknologi terbaik bukan lagi sekadar soal kecanggihan peranti. Lebih dari itu, teknologi yang bermakna adalah yang mampu memahami, membantu, dan hadir lebih dekat dengan sentuhan kemanusiaan.
Prinsip itulah yang melandasi langkah Telkomsel di usianya yang kini resmi menginjak 31 tahun. Merayakan hari jadinya pada 26 Mei 2026, pionir telekomunikasi digital di Indonesia ini kembali mempertegas semangat “Melayani Sepenuh Hati”. Komitmen ini diwujudkan melalui pemberian pengalaman yang lebih personal, relevan, dan bermakna bagi pelanggan, sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas masyarakat yang terus menguat.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyampaikan rasa syukur dan refleksi mendalam atas perjalanan panjang perusahaan.
“Di usia 31 tahun ini, kami bersyukur atas kepercayaan pelanggan yang memungkinkan Telkomsel terus berkembang sebagai pemimpin industri telekomunikasi digital di Indonesia. Pencapaian ini merupakan hasil kontribusi, dedikasi, dan kolaborasi berbagai pihak. Kami juga terus melakukan refleksi dan mendorong inovasi agar layanan yang dihadirkan semakin relevan dan memberi manfaat nyata,” ujar Nugroho dalam keterangan resminya, Kamis (04/06).
Ia juga menjelaskan bahwa di tengah derasnya arus modernisasi, aspek humanis tetap menjadi pilar utama perusahaan.
“Di era transformasi digital dan Artificial Intelligence (AI), pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci, sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan,” tambahnya.
Perjalanan Telkomsel adalah cerminan dari evolusi digital masyarakat Indonesia. Memulai langkah lewat kartuHalo (1995) dan simPATI (1997), Telkomsel terus tanggap beradaptasi memimpin perubahan zaman dengan menghadirkan teknologi 3G, 4G/LTE, hingga Hyper 5G.
Perjalanan ini mencerminkan kemampuan Telkomsel beradaptasi sekaligus memperkuat peran dalam membangun ekosistem digital yang terintegrasi bersama berbagai mitra.
Kini, transformasi tersebut semakin mantap lewat integrasi IndiHome B2C dan pengembangan MyTelkomsel Super App. Dalam sepuluh tahun terakhir, Telkomsel juga telah mengadopsi AI untuk mendongkrak kualitas layanannya. Mulai dari implementasi Autonomous Network hingga asisten virtual Veronika yang sigap mempercepat respons pelanggan secara personal.
Tak berhenti di sana, berkolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence (INA AI), Telkomsel meluncurkan Sacred Octagon di aplikasi MyTelkomsel—sebuah solusi pembelajaran interaktif berbasis AI yang dirancang khusus untuk keluarga Indonesia.
Layanan mutakhir ini ditopang oleh infrastruktur kokoh berupa lebih dari 6.380 BTS 5G yang tersebar di 107 kota/kabupaten, termasuk layanan 5G contiguous di 36 wilayah.
Bagi Telkomsel, menggelar jaringan bukan semata-mata urusan komersial, melainkan sebuah misi kebangsaan untuk menghadirkan akses digital yang inklusif. Hal ini dibuktikan dengan konsistensi mereka memperluas jangkauan hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).















