Mamikos Terus Gandeng Mitra Mamikos Go Digital

0
1
Mamikos Terus Gandeng Mitra Mamikos Go Digital
Mamikos Terus Gandeng Mitra Mamikos Go Digital

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Memasuki usia 5 tahun dalam mewujudkan pemanfaatan digital pada industri kos-kosan, bukanlah perjalanan yang singkat bagi Mamikos mengembangkan bisnisnya. Lebih dari 120 ribu Mitra terhubung dengan 6-8 juta pencari kos setiap bulannya. Dan mitra yang telah digandeng, tersebar di lebih dari 140 kota di seluruh Indonesia.

Saat ini, Mamikos memiliki sederet fitur yang dapat dimanfaatkan pencari kos, di antaranya Filter Fasilitas Kos, Booking Langsung, Mami-Checker, Foto 360°, dan beragam metode pembayaran. Sedangkan, Mitra  dapat memanfaatkan fitur Manajemen Kos, Mamikos Goldplus, Paket Premium, Singgahsini, dan Mamipoin.

Salah satu fitur unggulan bagi Mitra Mamikos yakni Manajemen Kos, merupakan fitur yang memudahkan Mitra Mamikos dalam memantau bisnis kos kondisi keuangan usaha kosnya.

Kemudahan lainnya, mudah mengelola booking agar tidak terjadi penumpukan pemesanan kamar kos, mudah memantau status pembayaran penyewa, sistem tagihan otomatis kepada penyewa menjelang jatuh tempo, dapat memeriksa data calon penyewa, serta syarat & ketentuan kerjasama yang jelas sejak awal.

Baca juga : Ini Fitur Mamikos yang Berikan Kemudahan dan Kenyamanan Bagi Pemilik dan Pencari Kos

“Perjalanan lima tahun ini sebagai sebuah rangkaian milestone atau tahapan untuk terus berkembang,” terang Co-founder dan CEO Mamikos, Maria Regina Anggit.

Tingkatkan Kapasitas Bisnis Kos Lewat Pemanfaatan Digital 

Sementara itu, Muhammad Rosyad Nahji (20) pemilik The Kost di Surabaya merasakan manfaat terhadap bisnis kos nya setelah bergabung menjadi salah satu Mitra, mengakui bahwa 98% penghuni kos Muhammad Rosyad Nahji datang dari platform ini.

“Mamikos memiliki fitur-fitur yang cukup lengkap sehingga memudahkan saya dalam mengelola kos,” terangnya.

Berkat usaha kos yang dirintis, kini Muhammad Rosyad Nahji dapat mewujudkan impian kecilnya seperti mengganti laptop lama dengan yang lebih baru dengan tujuan menunjang pekerjaan freelance sebagai Desain Grafis, membantu ekonomi keluarga, dan di kurun waktu dekat ini Muhammad Rosyad Nahji memberanikan diri untuk membuka usaha laundry untuk menambah pundi-pundi penghasilan setiap bulannya.

Baca juga : Mamikos Gagas #AnakKosBersatu Galang Dana untuk Membantu Tenaga Medis Lawan Corona

Sedangkan Suharto (55) pemilik kos Altaf Purwosari Rejosari di Semarang, memutuskan untuk bisnis kos dan bergabung sebagai Mitra Mamikos setelah bekerja sebagai karyawan kontrak di berbagai perusahaan yang tidak menentu. Dan menurutnya aplikasi ini sangat mudah digunakan baginya yang sudah tidak muda lagi, dan 90% penghuni kosnya berasal dari Mamikos.

“Dengan adanya fitur Manajemen Kos, ini sangat menguntungkan saya karena dapat mengatur cash flow uang kos, serta tidak perlu repot menagih uang kos ke penyewa karena sudah ada pengingat tagihan otomatis dari Manajemen Kos tersebut,” terangnya.

Anggit juga menambahkan, pihaknya akan terus berupaya menciptakan solusi berbasis teknologi untuk mendukung industri kos di Indonesia. Tidak berhenti di listing, Mamikos berkomitmen untuk membantu Mitra Mamikos dalam mengelola kosnya dan membangun bisnis kos lancar.

Baca juga : Universitas Ciputra Surabaya Sukses Kembangkan Ekosistem QRIS

“Sederetan rencana, baik itu inovasi produk, kerja sama, hingga perbaikan layanan terus kami tingkatkan. Dengan begitu, kami akan bisa mewujudkan visi kami yang lebih luas menjadi rekan bagi bisnis kos dan kehidupan anak kos yang terus berkembang, bertumbuh dan sukses bersama,”tutup Anggit. (JM01)