Mariyah : BPJS Kesehatan Membiayai Dua Kali Operasi Caesarku

0
10
Mariyah : BPJS Kesehatan Membiayai Dua Kali Operasi Caesarku
Mariyah : BPJS Kesehatan Membiayai Dua Kali Operasi Caesarku

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Biaya persalinan merupakan “momok” tersendiri bagi sebagian masyarakat, mengingat biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit. Apalagi bila harus melakukan operasi Caesar.

Kehadiran BPJS Kesehatan yang bisa menanggung biaya persalinan baik normal maupun caesar, tentu menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat, khususnya masyarakat menengah bawah.

Ini pula yang dirasakan Mariyah (38), peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan nomor kepesertaan 000215884XXXX yang berdomisili di Kedung Sroko, Pacar Kembang,Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur.

Dua kali operasi caesar Mariyah, semuanya ditanggung program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan.

Baca juga : Di era Covid-19, Layanan online BPJS Kesehatan Menjadi Pilihan Terbaik

“Saya beruntung dan berterima kasih pada BPJS Kesehatan karena seluruh pembiayaan dari Faskes tingkat pertama, rawat jalan, rawat inap maupun operasi caesar kedua anak saya, semuanya gratis dan ditanggung BPSJ,” ujarnya, Selasa (29/6/2021).

Program mulia yang dijalankan oleh BPJS kesehatan ini, masih menurut Mariyah, sangat membantu masyarakat yang sangat membutuhkan apalagi jika melihat total seluruh biaya persalinan terbilang mahal.

“Saya tidak bisa membayangkan kalau semua biaya persalinan dua anak saya yang melalui operasi caesar di Rumah Sakit (RS) dr. Soewandhie Surabaya tersebut, harus dibebankan pada saya,” ungkap Mariyah disela-sela aktifitasnya berjualan makanan di Surabaya.

Mariyah juga menceritakan proses persalinan anak pertamanya yang bernama Ulfatun Nisa (7) saat itu harus operasi caesar.

Baca juga : BPJS Kesehatan Gandeng PT Pegadaian Kembangkan Produk Gadai dan Fasilitas Gadai…

“Saat itu saya merasakan kontraksi atau kejang-kejang diperut tanda akan melahirkan. Kakak perempuan saya lalu mengantar saya ke Bidan perseorangan disekitar tempat tinggalnya. Tapi melihat posisi kandungan saya, maka bidan memberikan rujukan ke RS Soewandhi Surabaya,” terangnya.

Setiba di RS, lanjut Mariyah, kakaknya langsung menuju ke bagian pendaftaran pasien kartu JKN-KIS dan diminta melengkapi dengan melampirkan KTP dan kartu keluarga. Setelah selesai semua pemeriksaan ia langsung masuk ke ruang operasi.

“Semuanya berjalan lancar dan gak ribet. Begitupula soal biaya semua ditanggung BPJS,” kata Mariyah.

Sementara untuk kelahiran dan persalinan operasi caesar anak keduanya yang bernama Maghfiroh (3,5), menurut Mariyah agak sedikit berbeda karena prosesnya ia berangkat dari Fasiltas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Puskesmas Pacar Keling Surabaya.

Baca juga : Covid-19 Pada Anak Melonjak Tajam, Jangan Ajak Anak Keluar Rumah Kecuali…

“Setelah dari Puskesmas memberikan surat rujukan, seperti kelahiran pertama, petugas medis RS Soewandhi yang sudah kenal menyapa kembali dengan senyuman. Bu Mariyah datang lagi ya.. Jangan takut bu ya, ” kata Mariyah menirukan kalimat dokter yang menanganinya saat itu.

Persalinan kedua inipun semuanya gratis dan ditanggung BPJS Kesehatan. Hal ini menurut Mariyah, merupakan langkah mulia dari perlakuan BPJS kesehatan dalam memberikan harapan, sehingga keluarganya dapat mengalokasikan biaya persalinan untuk keperluan lain.

“Saya berjualan membantu suami, sedangkan suami saya hanya bekerja sebagai pengemudi online. Karena itu, dengan adanya JKN-KIS ini, saya jadi bisa menabung untuk keperluan diluar biaya kesehatan karena pendapatan dapat saya sisihkan untuk biaya hidup sehari-hari dan biaya penting dalam keluarga kami,” jelasnya.

Mariyah juga menekankan bahwa selama menjalani perawatan dan persalinan, para perawat dan dokter melayaninya dengan sangat ramah dan bersahabat. Termasuk juga untuk ruang kamar bersalin, terlihat bersih & rapi yang membuat pasien dan keluarga pasien nyaman dan kerasan.

Baca juga : Presiden : Vaksinasi Covid-19 bagi Anak 12-17 Tahun Segera Dimulai

“Keluarga saya (kakak kandung, red) yang menjaga diruang bersalin sampai berkata seperti dirumah sendiri. Mereka (tenaga medis) melayani dengan sangat ramah serta tidak membedakan pasien, meski saya menggunakan fasilitas BPJS. Semua dilayani dengan baik,” pungkas Mariyah. (JM01)