Home Umum Mengubah Ilmu Jadi Solusi: Cerita Haru Lulusan Terbaik Hingga Prestasi Akademik Marselino...

Mengubah Ilmu Jadi Solusi: Cerita Haru Lulusan Terbaik Hingga Prestasi Akademik Marselino di Wisuda ke-122 Unesa

0
9
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa, Dr. Irmantara Subagio, M.Kes.,
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa, Dr. Irmantara Subagio, M.Kes.,

Iftitah menekankan bahwa pemahaman materi ekonomi sejak dini sangat krusial bagi tumbuh kembang karakter anak, terutama dalam membentuk perilaku finansial yang sehat.

“Dengan pendekatan permainan yang dekat dengan dunia mereka, siswa dipandu untuk belajar membedakan mana hal yang benar-benar menjadi kebutuhan utama dan mana yang sekadar keinginan. Harapannya, pemahaman ini membentuk kesadaran siswa agar lebih bijak dalam mengelola uang saku mereka sehari-hari,” tambahnya.

Pengalaman lapangan saat mengikuti KKN di Banyuwangi hingga Program Surabaya Mengajar di SDN Pagesangan Surabaya semakin memantapkan tekad Iftitah untuk terus mengabdi di dunia pendidikan. Setelah lulus, ia berencana melanjutkan ke Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengikuti seleksi CPNS demi mewujudkan mimpinya sebagai pendidik sejati.

Dari perjalanan Vanessa dan Iftitah, terpetik pesan mendalam bahwa ilmu yang didapat di bangku kuliah tidak boleh berhenti sebagai nilai di atas kertas. Toga dan seremoni wisuda akan berlalu, namun karya serta manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat akan terus hidup.

Tak hanya cerita dari panggung lulusan terbaik, Wisuda ke-122 Unesa juga menyoroti komitmen perkuliahan atlet sepak bola nasional, Marselino Ferdinan. Pemain profesional yang kini membela Persija Jakarta tersebut tercatat aktif sebagai mahasiswa S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Unesa dengan perolehan IPK impresif mencapai 3,7.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa, Dr. Irmantara Subagio, M.Kes., mengapresiasi kedisiplinan Marselino yang tetap menjaga mutu akademiknya melalui perkuliahan daring, penugasan modul, serta koordinasi rutin setiap kali berada di Surabaya.

“Setiap kali Marselino sempat ke Surabaya atau balik, dia selalu datang ke kampus dan berkoordinasi dengan kami, baik di fakultas maupun prodi untuk mendampingi perkembangan mata kuliahnya. Nilai-nilainya bagus, dan kami juga menyiapkan skema agar pengalaman merumputnya di dunia sepak bola profesional dapat dituangkan dalam bentuk karya ilmiah sebagai tugas akhir pengganti skripsi,” jelas Dr. Irmantara Subagio.

BACA JUGA  EJSC Diyakini Bakal Jadi Pusat Kreativitas dan Inovasi Millenial Jatim

Rangkaian cerita perjuangan, karya solutif, serta komitmen para wisudawan di ajang Wisuda ke-122 ini menegaskan komitmen Unesa dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berdaya saing tinggi di era global.(JM02)