Pandemi Covid-19 Naik Lagi, BPJS Kesehatan Surabaya Maksimalkan Layanan Online

0
52
Pandemi Covid-19 Naik Lagi, BPJS Kesehatan Surabaya Maksimalkan Layanan Online
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Betsy M. O. Roeroe

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) belumlah reda. Bahkan akhir-akhir ini cenderung meningkat kembali, dan bahkan muncul varian baru.

Karena itulah Pemerintah kembali menekankan pentingnya pencegahan untuk memutus mata rantai Covid-19. Dan ini juga menjadi komitmen Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Surabaya, dengan memaksimalkan pelayanan non tatap muka melalui penggunaan tehnologi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Betsy M. O. Roeroe menjelaskan, masyarakat bisa memanfaatkan pelayanan BPJS Kesehatan di Cabang Surabaya melalui kanal digital yang ada secara online, tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS.

Baca juga : Presiden: Bantuan Tunai 2021 Disalurkan Langsung Tanpa Potongan Apapun

“Aplikasi online yang dimiliki BPJS Kesehatan sebenarnya cukup lengkap dan hampir semua aktifitas yang diperlukan peserta bisa dilakukan melalui aplikasi online,” terangnya pada Jatimmedia.com.

Pandemi Covid-19 Naik Lagi, BPJS Kesehatan Surabaya Maksimalkan Layanan Online
Pandemi Covid-19 Naik Lagi, BPJS Kesehatan Surabaya Maksimalkan Layanan Online

Beberapa aplikasi online yang sudah disediakan BPJS Kesehatan, lanjut Betsy, diantaranya ada Mobile JKN, Chat Assistant JKN (Chika) di No 08118750400 dan Voice Interactive JKN (Vika) melalui BPJS Care Center 1500 400, atau juga layanan Pandawa.

“Masyarakat bisa memanfaatkan berbagai pilihan layanan online ini untuk hampir semua persoalan yang terkait dengan BPJS Kesehatan. Ya meski ada beberapa layanan yang memang mengharuskan hadir di kantor cabang BPJS Kesehatan, tetapi relatif hampir semua bisa dilayani melalui layanan online yang dimiliki BPJS,” jelas Betsy.

Baca juga : Pemerintah Segera Lakukan Reformasi Sistem Perlindungan Sosial

Khusus layanan Pandawa, lanjut Betsy, program ini diluncurkan sebagai upaya partisipasi pencegahan penularan virus Covid–19 serta untuk kenyamanan dan keamanan bersama, baik peserta JKN maupun duta BPJS Kesehatan itu sendiri.

“Yang pasti, meski secara online, kami tetap mempertahankan kualitas pelayanan bagi seluruh peserta program JKN–KIS,” tuturnya

Betsy juga menekankan, seperti hal nya dengan pelayanan tatap muka, di program Pandawa ini, petugas BPJS Kesehatan akan melayani kebutuhan pelayanan administrasi peserta melalu pesan whatsapp di nomor 087739901120, sesuai dengan antrian.

“Tidak ada bedanya dengan layanan tatap muka. Kami melakukan pelayanan melalui aplikasi ini dimulai dari pukul 8.00 pagi hingga 15.00 sore. Peserta akan dilayani sesuai dengan kebutuhannya. Bedanya saat ini tidak perlu lagi datang ke kantor untuk mengurus segala kebutuhan yang berhubungan dengan pelayanan administrasi,” ujar Betsy.

Baca juga : Setelah Gubernur, Kini 8 Kepala Dinas Pemprov Jatim Positif Covid-19

Adapun pelayanan yang dapat dilakukan melalui aplikasi Pandawa diantaranya:

  1. Pendaftaran baru,
  2. penambahan anggota keluarga,
  3. pendaftaran bayi baru lahir,
  4. penonaktifan peserta meninggal,
  5. perbaikan data ganda,
  6. pengaktifan data ganda,
  7. perubahan fasilitas kesehatan serta perubahan jenis segmen kepesertaan,
  8. data identitas,
  9. data golongan dan gaji.

“Jadi semua pelayanan administrasi dapat dilakukan melalui aplikasi Pandawa ini. Hal ini diharapkan dapat mempermudah peserta dalam memperoleh pelayanan yang berkualitas tanpa repot keluar rumah dan dapat dilakukan dari mana saja,” jelas Betsy.

Pembatasan layanan tatap muka di masa Pandemi

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (KPP) BPJS Kesehatan Surabaya, Wiedho Widiantoro menambahkan, khusus pelayanan tatap muka selama pandemi ini diprioritaskan pada 3 segmen kepesertaan yaitu Peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran), PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) Kelas 3 dan BP (Bukan Pekerja / pensiunan).

Baca juga : Samsung Luncurkan Galaxy A02s Harga Sejutaan

“Jadi pelayanan tatap muka tetap ada, tapi di prioritaskan pada 3 segmen tersebut. Sementara untuk peserta diluar 3 segmen itu, diarahkan untuk menggunakan kanal layanan non tatap muka (online),” terangnya, Rabu (6/1/2021).

Namun demikian, lanjut Wiedho, BPJS Kesehatan Cabang Surabaya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, karena peserta yang datang ke kantor wajib menggunakan masker, , dilakukan pengecekan suhu tubuh, wajib cuci tangan dengan sabun yang sudah disediakan, dan antri dengan menjaga jarak sesuai tempat yang telah disediakan.

“Di dalam ruang layanan, peserta juga akan menunggu di ruang tunggu yang telah diatur jaraknya. Di loket pun sudah ada kaca pembatas serta handsanitizer sebagai penerapan protokol kesehatan. Bahkan kami juga melakukan sterilisasi berkas yang dibawa terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam gedung,” pungkasnya.

Oleh karena itu Wiedho berharap masyarakat yang membutuhkan layanan tatap muka untuk bisa menyadari prosedur kesehatan yang di Terapkan BPJS Kesehatan, apalagi sampai hari ini pandemi masih cukup tinggi di Surabaya.

Baca juga : Mandiri Syariah Sumbang ATM Beras untuk Program Jogo Masjid di Masjid…

“Karena kami menjalankan prosedur kesehatan ketat, maka diharapkan masyarakat bisa disiplin dalam menunggu, karena semua ini butuh proses dan gak bisa minta langsung semuanya beres dalam waktu yang cepat,” pungkasnya. (JM01)