Pemkot Surabaya Gelar Tes Swab bagi Pelajar SMP, Jelang Sekolah Tatap Muka

0
89
Pemkot Surabaya Gelar Tes Swab bagi Pelajar SMP, Jelang Sekolah Tatap Muka
Pemkot Surabaya Gelar Tes Swab bagi Pelajar SMP, Jelang Sekolah Tatap Muka (foto: istimewa)

Surabaya, JATIMMEDIA.COM Menjelang dimulainya sekolah tatap muka bagi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melakukan tes swab secara masif kepada pelajar SMP negeri maupun swasta se-Surabaya.

Seperti disampaikan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, berdasarkan data terbaru yang tercatat dari Dinas Kesehatan (Dinkes), setidaknya ada siswa dari 17 sekolah SMP di Surabaya yang dites swab hari ini, Rabu (25/1/2020).

“Sebenarnya untuk jumlah pelajar kelas 1 – 3 SMP di Surabaya ada 12 ribu. Tetapi kali ini swab dilakukan khusus untuk siswa kelas 3 dengan total 4.896 siswa. Ini dilakukan hari ini dan besok,” terang Febri, panggilan akrabnya.

Dari angka tersebut, Febri memastikan, setelah dihitung jumlah pelajar yang mengikuti swab pada hari ini mencapai 2.647 pelajar. Kemudian sisanya akan berlangsung pada esok hari, Kamis (26/11/2020).

Baca juga : Risma : Sekolah Tatap Muka SMP di Surabaya Mulai Desember

“Ada sekitar 2.249 siswa yang belum swab. Karena kadang ada orang tua yang terkendala tidak bisa mengantar anaknya,” jelasnya.

Terkait sekolah tatap muka untuk kelas 3 SMP yang akan berlangsung pada awal Desember 2020 ini, lanjut Febri, maka berbagai persiapan telah dilakukan Pemkot Surabaya dari mulai tes swab guru, karyawan sekolah dan sekarang swab bagi pelajar.

“Sedangkan, untuk kelas 1 dan 2, swab akan dilaksanakan pada awal tahun depan (2021). Yang pasti, saat sekolah tatap muka dimulai maka dipastikan seluruhnya negatif Covid-19. Tetapi tetap dengan protokol kesehatan (prokes) yang begitu ketat,” urainya.

Febri juga menjelaskan, untuk mekanisme pelaksanaan swab, para pelajar cukup datang ke sekolah, kemudian petugas dari puskesmas yang mendatangi sekolah tersebut sesuai dengan masing-masing wilayah. Seperti SMPN 1 Surabaya, petugas Puskesmas yang datang berasal dari Ketabang, Rangkah, Pacar Keling dan Gading.

Baca juga : Belajar Tatap Muka di Tangan Pemda, Sekolah dan Orang Tua

“Tesnya di sekolah masing-masing. Artinya puskesmas yang mendatangi. Siswa cukup datang ke sekolah saja,” tambah Febri.

Adapun 17 sekolah SMP yang dilakukan swab hari ini, diantarnya : SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 10, SMPN 12, SMPN 15, SMPN 19, SMPN 26, SMPN 28, SMPN 46, SMPN 62, SMPN 17 Agustus 1945, SMP Al-Hikmah, SMP Giki 2, SMP Kristen YBPK 1, SMP Santa Maria, SMP Santo Carolus.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Surabaya, Akhmad Suharto mengatakan, pelaksanaan swab bagi pelajar ini berlangsung disiplin dan tertib dengan protokol kesehatan (prokes). Bahkan, dari 405 jumlah pelajar yang mengikuti swab itu, tampak datang tidak bersamaaan. Mereka datang sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pihak sekolah.

“Alhamdulillah anak-anak bisa mengikuti kegiatan swab untuk mengantisipasi persiapan sekolah tatap muka dengan baik. Mudah-mudahan hasilnya nanti negatif semua,” katanya.

Baca juga : Darmi Bersaudara Optimis Naikkan Laba Dua Kali Lipat di Tahun 2021

Bagi siswa yang hari ini berhalangan hadir, lanjut Akhmad, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinkes untuk pelaksanaan swab di hari yang lain. Dan ketika sekolah tatap muka berlansung nantinya, Ia memastikan tetap akan melaksanakan prokes dengan ketat sesuai anjuran pemerintah.

“Sesuai anjuran jaraknya itu 1,5 meter. Kami sudah menyiapkan bagaimana prokes yang berada di SMPN 1 Surabaya sesuai SOP,” tegasnya.

Sementara itu, kata dia, untuk tenaga pendidik, karyawan sekolah maupun pelatih ekskul dengan total 90 orang sudah dilakukan tes swab dengan hasil 100 persen negatif Covid-19.

“Gurunya berjumlah 70 orang. Selebihnya adalah karyawan dan pelatih. Alhamdulillah negatif semuanya,” pungkasnya. (JM01)