
“Melalui peraturan ini, nantinya ruang untuk pramuka produktif akan semakin luas. Tentunya masyarakat sejahtera dan pramuka juga sejahtera. Masyarakat kuat dan pramuka juga kuat ,” tandas Khofifah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil mengaku optimis bahwa format semacam ini bisa diterapkan di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Ia, menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan Persemi ini adalah membangun sistem cara berinteraksi dalam berkehidupan sosial sehari-hari bagi pelajar. Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan yang baku.
Baca juga : Duo Seniman Indonesia Ciptakan Karya Seni Kolosal untuk Serial Terbaru Marvel…
“Saya berharap, sistem yang dilaksanakan dalam Persemi ini bisa diimplementasikan ke berbagai kegiatan dan menjadi model interaksi pendidikan belajar mengajar di era pandemi,” ungkap Arum Sabil. (JM01)














