ProEM1 Mitigasi Dampak Buruk Pasien Covid-19

0
4
ProEM1 Mitigasi Dampak Buruk Pasien Covid-19
ProEM1 Mitigasi Dampak Buruk Pasien Covid-19

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Pandemi Covid-19 akhir-akhir ini telah membuat harga obat penanggulangan Covid-19 melambung tinggi dan bahkan sulit dicari. Fakta ini terjadi, terutama setelah munculnya varian delta yang membuat ribuah korban nyawa melayang di tanah air.

Kondisi ini pula yang membuat probiotik cair menjadi primadona dan sangat dicari disaat pandemi. Dan ProEM1 sebagai probiotik cair, menjadi salah satu produk yang paling dicari masyarakat. Apalagi ProEM1 dinilai mampu memitigasi dampak buruk semua jenis Covid-19.

Ge Recta Geson, direktur PT Agro MitraAlimentare (AMA) selaku produsen ProEM1 menyampaikan, ada 4 keunggulan ProEM1 yang membuat masyarakat memburunya dalam menanggulangi pandemi yang mengglobal itu. Diantaranya:

  • Pertama, probiotik cair itu mampu menaikkan saturasi oksigen akibat pneumonia dan radang pada paru

“Radang paru inilah yang mengakibatkan edema hingga pertukaran gas dalam gelembung alveolus terganggu,” terang Recta mengenai turunnya saturasi oksigen pada penderita Covid-19.

Baca juga : Pemerintah Gagal Penuhi Target Turunkan Kasus Covid-19, PPKM Level 4 Diperpanjang…

Jika sudah demikian, lanjutnya, meski oksigen dipompa dari ventilator, penderita pneumonia berat tidak dapat menyerap. Karena itu, ususlah yang harus difungsikan sebagai paru-paru.

“Salah satu bahan ProEM1 bernama Phototrophic Bacteria ini bisa memproduksi oksigen selama 24 jam. Selain juga bisa membersihkan gas dan zat beracun dalam usus,” tegasnya.

  • Kedua, Biosurfactant bisa menyabuni spike (duri) coronavirus menjadi inaktivasi. Caranya melakukan penyemprotan dengan nano spray pada coronavirus yg berada dalam saluran pernafasan sampai paru. Bahkan mengkonsumsi ProEM1, akan bisa menginaktivasi coronavirus dalam darah sampai organ.
  • Ketiga, ProEM1 yang mengandung Antiinflamasi mampu mencegah terjadinya badai sitokin penyebab peradangan hebat. Terlebih, jika terjadi pada paru-paru karena bisa terjadi ARDS atau gagal nafas.

Baca juga : Ini Panduan Isolasi Mandiri pada Anak yang Terpapar Covid-19

  • Keempat, dalam uji klinik yang dilakukan pada 100 Nakes di RSUD Dr. Soetomo, terbukti ProEM1 memodulasi respon imun pada Nakes yang menangani pasien Covid-19 jauh lebih kuat dan lebih sehat dari pada yang tidak diberi ProEM1.

“Yang konsumsi ProEM1 tidak terpapar dan sehat meski sehari-hari menangani pasien Covid-19,” tambah Recta.

Seperti dietahui bahwa infeksi Covid-19 memakan korban pada orang dengan masalah imunitas. Pada orang imun rendah, coronavirus berbiak tidak terkendali. Dampaknya terjadi kerusakan pada organ tubuh

Sebaliknya, jika Covid-19 menyerang imun berlebihan, akan terjadi badai sitokin yg juga bisa merusak paru dan organ tubuh lainnya .

Baca juga : Anak dibawah usia 18 tahun di Jatim Terkena Covid Mencapai 22.107…

Namun, orang dengan imun seimbang, akan bisa hidup berdampingan dengan Covid-19. Dan kalaupun terpapar, tidak akan terjadi infeksi hebat.

“Paling-paling ya flu biasa, sakit kepala atau juga diare. Setelah itu sembuh dengan sendirinya,” kata Recta, sambil menambahkan bahwa fakta inilah yang menyebabkan ProEM1 jadi solusi paling jitu menghadapi pandemi yang tak kunjung usai di tanah air ini. (JM01)

3.