Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Menjawab kebutuhan masyarakat akan perawatan kulit yang efektif namun minim rasa sakit, Profira Clinic secara resmi meluncurkan Proligio X, Senin (09/02). Inovasi ini diperkenalkan sebagai bagian dari rangkaian acara Beauty Revolution Profira yang berlangsung pada 09 – 16 Februari 2026 di Surabaya.
Proligio X merupakan prosedur pengencangan dan peremajaan kulit non-invasif yang mengadopsi teknologi Monopolar Radiofrequency (RF) generasi terbaru. Berbeda dengan metode konvensional, teknologi ini mampu menghantarkan energi panas secara presisi hingga ke lapisan kulit terdalam.
Dengan demikian, proses stimulasi kolagen terjadi lebih optimal. Hal ini tidak hanya membantu mengencangkan kulit yang mulai kendur, tetapi juga meningkatkan elastisitas wajah agar tampak lebih segar dan awet muda dalam jangka waktu yang lebih lama.
Salah satu terobosan utama pada Proligio X terletak pada penggunaan Dual Mode Technology. Sistem ini bekerja melalui dua pendekatan:
- G-Mode (Gliding): Memberikan kehangatan lembut pada lapisan kulit atas.
- X-Mode (Focused): Mengalirkan energi yang lebih kuat dan terfokus ke lapisan kulit bagian dalam.
Kombinasi kedua mode ini membantu memaksimalkan efek lifting, pengencangan dan perbaikan kualitas kulit lebih maksimal dengan jangka waktu yang lebih panjang.
Selain itu, Proligio X dilengkapi dengan sistem pendingin (cooling system) yang lebih canggih. Kehadiran fitur ini memastikan suhu permukaan kulit tetap terjaga, sehingga pasien hanya merasakan sensasi hangat tanpa rasa nyeri yang berarti selama prosedur berlangsung.
Dalam sesi konferensi pers, dr. Agnes Wongsosaputro, Dipl. AAAM, menjelaskan bahwa meskipun perawatan ini idealnya diperuntukkan bagi mereka yang berusia di atas 35 tahun, faktor gaya hidup modern kini mengubah parameter tersebut.
“Saat ini, tanda-tanda penuaan bisa muncul lebih awal akibat gaya hidup dan pola makan. Oleh karena itu, mereka yang berusia di bawah 35 tahun pun bisa menjalani perawatan Proligio X jika kondisi kulitnya memerlukan,” jelas dr. Agnes.
dr. Agnes juga menambahkan bahwa hasil dari Proligio X akan jauh lebih maksimal jika dikombinasikan dengan perawatan medis lainnya di klinik Profira. Mengingat sifatnya yang tidak memerlukan waktu pemulihan (downtime minimal), pasien bisa langsung beraktivitas kembali setelah tindakan.
Namun, dr. Agnes menyarankan agar perawatan ini dilakukan secara rutin setiap enam bulan hingga satu tahun sekali, tergantung pada tingkat kerutan dan kondisi kulit masing-masing individu.

Peluncuran ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Profira Clinic untuk menghadirkan teknologi estetika global yang aman bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai pelengkap, kehadiran Proligio X di tengah ajang Beauty Revolution memberikan kesempatan bagi para pelanggan untuk mengakses teknologi terbaru ini dengan berbagai penawaran menarik, mulai dari program Flash Sale hingga paket khusus untuk pelajar.
Sebagai langkah awal, bagi Anda yang ingin merasakan kecanggihan teknologi ini, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi medis terlebih dahulu guna mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.(JM02)















