Surabaya, JATIMMEDIA.COM — Semangat kemerdekaan masih terasa kental di bulan Agustus ini, khususnya bagi seluruh warga RT 06 RW 04 Nginden Jangkungan. Seluruh warga di kampung ini secara serentak resmi menjadi bagian dari investor di Pasar Modal Indonesia. Hal ini menandai lahirnya “Kampung Literasi Keuangan” atau “Kampung Investor Saham” pertama di kota Pahlawan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur, dan PT Bahana Sekuritas secara simbolis meresmikan Kampung Investor Saham ini sebagai langkah nyata meningkatkan literasi keuangan dalam masyarakat. Kehadiran Pemerintah Kota Surabaya juga menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif warga yang diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain.
Dalam sambutannya, Milado Pani, Pengawas Divisi Pengawasan LJK 4 OJK Provinsi Jawa Timur, menegaskan komitmen OJK untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. “Kegiatan ini adalah salah satu cara kami untuk mengedukasi masyarakat, agar mereka bisa melakukan perencanaan keuangan yang baik untuk masa depan,” ujarnya, Minggu (31/08).
Milado juga mengingatkan pentingnya membedakan investasi yang legal dan logis. “Sudah banyak yang jadi korban penipuan, mulai dari PNS, guru, sampai petani. Warga harus lebih cerdas dengan menerapkan 2L: Legal dan Logis sebelum berinvestasi,” tambahnya.
Senada dengan Milado, Cita Mellisa, Kepala Wilayah Jawa Timur PT Bursa Efek Indonesia, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif warga. “Tujuan dari kampung ini adalah agar warga bisa belajar bersama-sama menjadi investor dan merasakan manfaat dari pasar modal Indonesia,” ujar wanita asal Malang tersebut
Ia menambahkan, warga akan didampingi oleh perusahaan sekuritas dalam pembukaan rekening termasuk rekomendasi investasi kepada masyarakat. “Bapak Ibu akan dibantu oleh PT Bahana Sekuritas untuk bisa menjadi investor saham. Tidak hanya membuka rekening saham, tapi juga akan memberikan edukasi lebih lanjut bagaimana menjadi investor dan bisa bertransaksi di pasar modal Indonesia,” ujarnya.

Agus Tricahyo Kuncoro, Ketua RT 06 RW 04 Nginden Jangkungan VI D, mengungkapkan kebahagiaan warganya. Selama ini, banyak yang menganggap investasi di pasar modal hanya untuk kalangan tertentu. “Kami senang sekali OJK hadir di kampung kami. Terus terang, kami masih bingung bentuk saham itu seperti apa,” ujar Agus.
Acara peresmian ini diakhiri dengan pemotongan pita simbolis oleh perwakilan OJK, BEI, Pemkot Surabaya, Bahana, dan warga. OJK juga memberikan piagam penghargaan kepada warga atas inisiatif mereka dalam meningkatkan literasi keuangan.
Rangkaian acara meriah ini tampak diikuti dengan antusias oleh seluruh warga. Mulai dari senam bersama, games, jalan sehat, hingga pembagian doorprize, semua kegiatan berjalan lancar dan penuh kegembiraan, menandai awal baru bagi Kampung Nginden Jangkungan sebagai Kampung Investor Saham di Surabaya.(JM02)















