
Penjualan Bersih Periode 4 Bulan 2021 Meningkat 13,5%
Penjualan bersih Suparma untuk periode empat bulan pada tahun 2021 tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 13,5% yang disebabkan oleh naiknya harga jual rata-rata produk kertas sebesar 6,0% dan naiknya kuantitas penjualan produk kertas sebesar 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.
Baca juga : HKTI dan PT Harsen Laboratories Serahkan Ivermectin pada Tiga Kecamatan di…
Pencapaian penjualan bersih ini setara dengan 31,8% dari target penjualan bersih Suparma tahun 2021 yang sebesar Rp 2.545 miliar. Sementara kuantitas penjualan kertas Suparma yang juga naik sebesar 7,1% tersebut menjadi 67.951 MT dari semula sebesar 63.426 MT, atau setara dengan 33,3% dari target kuantitas penjualan produk kertas tahun 2021 yang sebesar 203.852 MT.
“Untuk hasil produksi kertas Suparma pada periode empat bulan tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 17,0% dari semula sebesar 60.717 MT menjadi 71.029 MT atau setara dengan 33,2% dari target produksi kertas tahun 2021 yang sebesar 213.845 MT,” pungkas Hendro Luhur.
Diketahui, Suparma telah melakukan belanja modal untuk Mesin Kertas No. 10 (“PM 10”) dengan nilai kurang lebih mencapai USD 32 juta dan akan menghasilkan produk Wrapping Kraft, Hand Towel, dan MG Paper.
Baca juga : Obat yang Mengalahkan Covid-19, Ivermectin, Kini Diproduksi di Indonesia
Pada bulan September 2021, PM 10 direncanakan beroperasi secara komersial dengan target pasar 40% ke pasar luar negeri dan 60% ke pasar dalam negeri dengan kapasitas terpasang sebesar 54.000 MT sehingga total kapasitas terpasang Suparma mengalami peningkatan sebesar 21,5% dari semula 250.900 MT menjadi 304.900 MT. (JM01)













