Home Ekonomi Bisnis TPK Ambon Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 112.502 TEUs

TPK Ambon Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 112.502 TEUs

0
10
TPK Ambon Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 112.502 TEUs
TPK Ambon Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 112.502 TEUs

Ambon, JATIMMEDIA.COM – Terminal Peti Kemas (TPK) Ambon sukses menutup tahun 2025 dengan capaian positif. Berdasarkan data terbaru, arus peti kemas di terminal tersebut mencapai 112.502 TEUs, meningkat jika dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 yang sebesar 108.528 TEUs.

Capaian ini sekaligus mempertegas peran vital TPK Ambon sebagai penggerak utama logistik di wilayah Maluku dan Indonesia Timur.

Peningkatan ini tidak terjadi begitu saja. Terminal Head TPK Ambon, Yandi Sofyan Hadi, menjelaskan bahwa pertumbuhan tersebut merupakan buah dari transformasi operasional yang berfokus pada efisiensi dan keandalan layanan.

Dalam hal ini, perusahaan telah melakukan optimalisasi pada proses bongkar muat serta meningkatkan kesiapan peralatan di lapangan.

“Melalui transformasi operasional, kami berupaya menghadirkan layanan yang lebih kompetitif. Dampaknya, kinerja terminal meningkat secara nyata yang terlihat dari kenaikan Box Ship Hour (BSH) serta produktivitas pelayanan kapal,” ujar Yandi, Selasa (20/01)

Selain faktor internal, pertumbuhan arus peti kemas ini juga dipicu oleh menggeliatnya aktivitas perdagangan di kawasan Maluku. Stabilitas operasional yang terjaga serta sinergi yang solid dengan perusahaan pelayaran menjadi faktor pendukung yang sangat krusial.

Kinerja positif ini pun mendapat apresiasi dari pelaku industri. Ketua DPW ALFI/ILFA Provinsi Maluku, H.B. Sirait, menilai bahwa konsistensi TPK Ambon dalam menjaga kesiapan alat, baik di sisi dermaga maupun di lapangan penumpukan, adalah kunci keberhasilan di tahun 2025.

Oleh karena itu, tidak heran jika arus logistik di kawasan ini mampu tumbuh secara berkelanjutan.

TPK Ambon berkomitmen untuk tidak berpuas diri. Pada tahun 2026, perusahaan berencana memperkuat peran terminal melalui digitalisasi layanan dan pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Langkah ini diambil untuk memastikan TPK Ambon tetap menjadi penopang utama konektivitas logistik dan pendorong pemerataan pembangunan di wilayah Indonesia Timur. Dengan fondasi yang kuat di tahun 2025, optimisme untuk terus berkontribusi pada ekonomi regional pun semakin nyata. (JM02)

BACA JUGA  Semen Indonesia Bagi Dividen Rp 239,22 Miliar