UNAIR Adakan Kuliah Tatap Muka, Ini Syarat Bagi Mahasiswa

0
5
UNAIR Adakan Kuliah Tatap Muka, Ini Syarat Bagi Mahasiswa
UNAIR Adakan Kuliah Tatap Muka, Ini Syarat Bagi Mahasiswa

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia telah banyak yang menerapkan perkuliahan tatap muka, termasuk Universitas Airlangga (UNAIR). Dalam hal ini, melalui SE Nomor 1082/UN3.3/PK/2022 mengumumkan tentang aturan pelaksanaan perkuliahan tatap muka 100 persen.

Direktur Pendidikan UNAIR, Prof. Dr. Sukardiman, Apt., MS, mengatakan, skema perkuliahan tatap muka sudah diatur dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, hingga pasca pelaksanaan. Secara khusus, peraturannya antara lain:

Tahap Persiapan

  • Terdapat Penanggung Jawab (PJ) setiap kelas, yang bertugas sebagai satgas Covid-19 (mengingatkan anggota kelas agar tertib dan tidak bergerombol).
  • Mahasiswa harus dalam kondisi sehat, seperti halnya, suhu tubuh kurang dari 37,5 derajat celcius. Minimal bukti vaksin lengkap dua dosis atau swab antigen negatif H-1 sebelum jadwal kelas.
  • Mahasiswa memiliki aplikasi Peduli Lindungi untuk keperluan screening dan scan barcode masuk (Check-In) dan keluar (Check-Out).

Baca juga : Pemprov Jatim Gelar Pameran Batik Jatim untuk Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi

Tahap Pelaksanaan

  • Mahasiswa dianjurkan makan terlebih dahulu dan datang 30 menit sebelum jadwal.
  • Mahasiswa wajib memakai masker, membawa hand sanitizer, membawa perlengkapan peralatan pribadi (seperti alat sholat dan peralatan tulis).
  • Sebelum memasuki ruangan, mahasiswa wajib pengecekan suhu. Apabila dua kali pengecekan, hasilnya menunjukkan lebih dari 37 derajat celcius. Maka mahasiswa belum diperkenankan mengikuti perkuliahan pada hari tersebut. Selanjutnya, scan barcode Peduli Lindungi sebagai tanda check in. Lalu, scan barcode cybercampus sebelum sesi kelas berlangsung.
  • Mahasiswa wajib datang ke kampus 30 menit sebelum jadwal, untuk ketertiban alur masuk ruang kelas. Sterilisasi ruangan akan selalu dilakukan selama 20 menit, setiap pergantian sesi.

Baca juga : BPJS Kesehatan Wilayah Jatim Dorong Percepatan Perluasan Peserta Melalui Program OPOP…

Tahap Pasca Pelaksanaan

  • Mahasiswa yang telah menyelesaikan perkuliahan, dilarang berkerumun di sekitar kampus.
  • Mahasiswa melakukan scan barcode Peduli Lindungi sebagai tanda check out.
  • Setiap kelas harus saling bertanggung-jawab dan saling mengingatkan ketertiban anggora selama perkuliahan dan setelah perkuliahan. (JM01)