Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Selama tahun 2021, capaian Skrining Riwayat Kesehatan (SRK) mengalami peningkatan yang signifikan, hingga mencapai 2,2 juta peserta dari target 1 juta. Dan guna meningkatkan target menjadi 10 juta peserta pada tahun 2022 ini, BPJS Kesehatan Surabaya menggelar sosialisasi Skrining Riwayat Kesehatan.
Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Surabaya, Eka Wahyudi mengungkapkan, di masa pandemi Covid-19, skrining riwayat kesehatan adalah hal yang penting untuk dilakukan sebagai upaya preventif mencegah fatalitas Covid-19 pada peserta JKN dengan kormobid.
Eka juga menjelaskan, Skrining Riwayat Kesehatan adalah pengisian pertanyaan tentang riwayat kesehatan diri sendiri, keluarga, dan pola konsumsi makanan di fitur menu Skrining Riwayat Kesehatan.
Baca juga : Manfaat Besar BPJS Kesehatan Sudah Dirasakan Icha
“Untuk Kota Surabaya, capaian skrining riwayat kesehatan sampai 29 Juni 2022 mencapai 2.604.778 peserta dengan target 260.478. Sementara, sampai dengan hari ini, Rabu (29/6) tercatat sebesar 34.668 peserta atau 13,30 persen dari target 260.478 peserta yang terdaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),” ujar Eka dikesempatan sosialisasi bersama awak media di Boncafe Tegalsari Surabaya, Rabu (29/6/2022).
Dari data tersebut, lanjut Eka, tercatat bahwa hasil dari evaluasi skrining riwayat kesehatan bisa menjaring peserta dengan potensi risiko penyakit, dianataranya; 14 persen hipertensi, 6 persen jantung koroner, 3 persen ginjal kronik den 3 persen diabetes melitus.
“Skrining Riwayat Kesehatan ini boleh dilakukan siapa saja yang menjadi peserta JKN, asal sudah berusai 15 tahun keatas, dan dilakukan setiap satu kali setahun sebelum mengakses pelayanan di FKTP,” jelas Eka Wahyudi.
Baca juga : Produk UKM Indonesia Tampil di Agenda Resmi Paris Fashion Week Showroom…
Adapun untuk cara mengaksesnya bisa dilakukan dengan mengakses aplikasi Mobile JKN, website BPJS Kesehatan Surabaya, Chat Assistance BPJS Kesehatan (CHIKA), dan Aplikasi Pcare FKTP. (JM01)















