DBS Raih Gelar Bank UKM Terbaik di Dunia untuk Kedua Kalinya

0
14
DBS Raih Gelar Bank UKM Terbaik di Dunia untuk Kedua Kalinya
DBS Raih Gelar Bank UKM Terbaik di Dunia untuk Kedua Kalinya

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – DBS Bank Ltd (DBS) sekali lagi diakui sebagai “Bank UKM Terbaik di Dunia” (‘World’s Best SME Bank”), memantapkan posisinya sebagai pemimpin industri global dalam bermitra dengan berbagai usaha kecil dan menengah (UKM) untuk tumbuh dan memperluas bisnis mereka secara lintas batas dan digital.

Penghargaan bank UKM terbaik global terbaru yang diraih DBS diperoleh dari penerbitan keuangan terkemuka berbasis di Inggris, Euromoney, yang menganugerahi gelar “World’s Best SME Bank” kepada DBS untuk kedua kali dalam empat tahun.

Louise Bowman, Editor Euromoney mengatakan, DBS berhasil menerapkan inovasi digitalnya yang sudah terkenal di kalangan UKM.

“Ini bukan hanya kisah yang terjadi di Singapura: DBS memiliki lebih dari setengah transaksi keuangan UKM di luar basis wilayah asalnya, dan periode peninjauan kami ditandai dengan pertumbuhan mengesankan di India, Asia Tenggara, dan Tiongkok,” ujarnya

Sejak pandemi merebak pada awal 2020, DBS tak henti memanfaatkan teknologi baru guna membantu UKM, terutama usaha mikro dan kecil, dalam mengelola risiko kredit mereka. DBS mengembangkan model algoritmik yang didukung kecerdasan buatan dan analitik data canggih yang mampu mengingatkan bank akan gejala potensi masalah yang dihadapi UKM.

Dengan kemampuan ini, DBS berhasil mengidentifikasi lebih dari 95% kredit bermasalah UKM, setidaknya tiga bulan sebelum bisnis mengalami tekanan kredit. Dari jumlah tersebut, lebih dari 80% peminjam dengan pinjaman lebih dari 700 juta dolar Singapura, terhindar dari risiko.

Baca juga : JConnect Mobile Bank Jatim kini Dilengkapi Fitur BI-Fast

Sebagai hasil dari proses kredit yang mumpuni ini, sejak 2020, DBS telah menyetujui lebih dari 16.300 pinjaman tanpa agunan dengan nilai total lebih dari 7 miliar dolar Singapura kepada UKM di Singapura, dengan lebih dari 90% pinjaman diberikan kepada usaha mikro dan kecil.

“Kami merasa terhormat dan senang karena Euromoney sekali lagi memilih DBS sebagai World’s Best SME Bank. Kami merasa mendapatkan dorongan karena komitmen kami untuk mendukung nasabah dan komunitas UKM diakui,” tambah Joyce Tee, Group Head of SME Banking.

Saat UKM berusaha bangkit dari pandemi, lanjutnya, mereka menghadapi tantangan ekonomi makro yang semakin intensif, ketegangan geopolitik, serta gejolak rantai pasokan.

“Di seluruh lingkungan operasional, kami akan terus bermitra dengan UKM kami untuk secara proaktif mengelola arus kas dan kebutuhan likuiditas, seraya terus mendukung mereka dalam menjaga momentum transformasi digital dan perjalanan ekspansi bisnis mereka,” lanjut Joyce.

Baca juga : Keyakinan Konsumen terhadap Perekonomian Jawa Timur pada Juni 2022 Menguat

Di Indonesia, Bank DBS Indonesia juga memperluas kerja sama melalui platform pendanaan digital untuk mendukung sektor UKM, termasuk memperluas jaringan dengan kemitraan channeling, dengan Bank DBS Indonesia menjadi salah satu pemberi pinjaman bagi perusahaan teknologi keuangan (financial technology/fintech) peer to peer (P2P).

Baru-baru ini, Bank DBS Indonesia menandatangani kerja sama senilai jutaan dolar untuk menyalurkan pinjaman kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui salah satu platform pendanaan digital terkemuka. Kerja sama serupa tengah dijajaki dan akan diumumkan pada waktu mendatang.

Kunardy Lie, Director of Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia menambahkan, dengan UKM sebagai roda perekonomian Indonesia, pihaknya sangat antusias dalam mendukung segmen UKM melalui pendanaan dan solusi perbankan digital.

“Kolaborasi yang dijalin baru-baru ini dengan platform digital memungkinkan kami untuk melakukannya secara lebih efektif dan ekspansif. Dengan pertumbuhan pasar platform pinjaman digital dan e-commerce, kami berharap dapat memberikan solusi finansial terintegrasi yang dapat membantu bisnis mengatasi masalah permodalan dan memperkuat ketahanan bisnis mereka,” terangnya.

Baca juga : Pacu Ekspansi Platform Kopra, Bank Mandiri Gaspol Layanan Transaksional Segmen Wholesale

Dengan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, tim UKM Bank DBS Indonesia juga memiliki rekam jejak kuat dalam menjalin hubungan dan membina kesepakatan guna mendukung para pemain Digital Economy Group (DEG) ini.

Tahun ini, Bank DBS Indonesia terus memperpanjang daftar nama DEG pada portofolionya, dari 60 pada 2021 menjadi 82 per Mei 2022. Sebagian besar dari kemitraan ini adalah klien UKM dan mereka yang telah beralih ke segmen perusahaan besar pada awalnya diakuisisi dan dikembangkan oleh tim UKM Bank DBS Indonesia. (JM01)