Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker melalui Seminar Awam Kesehatan Reproduksi bertema “Cancer Awareness Month”. Acara akbar yang merupakan rangkaian peringatan HUT ke-26 DWP dan Dies Natalis ke-65 ITS ini sukses digelar pada Kamis (16/10) di Graha ITS, menarik minat lebih dari 1.300 peserta, didominasi kaum perempuan.
Ketua DWP ITS, Galih Kanestri Dewi Pramujati, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian terhadap kesehatan keluarga besar ITS dan masyarakat sekitar. Ia menegaskan peran penting perempuan sebagai garda terdepan dalam keluarga.
“Perempuan merupakan penggerak kesadaran keluarga terhadap pentingnya deteksi dini kanker. Karena, dari keluarga yang sehat akan lahir generasi yang kuat,” ucap Dewi Pramujati.
Antusiasme peserta, yang mencapai 1.300 pendaftar dari sivitas akademika maupun masyarakat umum, disambut hangat oleh Rektor ITS, Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD. Rektor mengapresiasi seminar ini, menekankan bahwa pemeriksaan dini adalah kunci pencegahan efektif.
“Untuk itu, dihimbau kepada sivitas ITS membiasakan pola hidup sehat dan melakukan pemeriksaan rutin sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan diri. Karena, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati,” tegas Rektor ITS.
Seminar menghadirkan narasumber ahli yang memaparkan strategi pencegahan dan penanganan kanker dari berbagai perspektif.
Dr. Martha Muliana Lumogom Siahaan SH MARS MHKes, yang mewakili Menteri Kesehatan, memaparkan langkah pemerintah dalam memperkuat sistem skrining nasional. Ia menyoroti peningkatan sarana diagnostik dan pelaksanaan vaksinasi HPV di layanan dasar.
“Pencegahan adalah kunci utama dalam menurunkan angka kematian akibat kanker,” terang dr. Martha, sambil juga menjelaskan fasilitas modern di RSUP Surabaya untuk penanganan komprehensif.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) ITS, dr. Lukman Hakim SpU Subsp Onk MARS PhD, menjelaskan urgensi pemeriksaan Prostate-Specific Antigen (PSA) untuk deteksi dini kanker prostat. Di sisi lain, dr. Birama Robby Indraprasta SpOG Subsp Onk menyoroti pentingnya vaksinasi dan tes DNA HPV sebagai langkah pencegahan kanker serviks.

Sebagai tindak lanjut, DWP dan ITS menyediakan fasilitas pemeriksaan gratis skrining kanker prostat (PSA) dan kanker serviks (HPV) selama empat hari (16–19 Oktober 2025). Respons masyarakat sangat luar biasa, dengan kuota 500 pemeriksaan PSA dan 100 pemeriksaan HPV di FKK ITS telah terisi penuh.
Keberhasilan kolaborasi ini, termasuk dukungan dari AstraZeneca, PT Standard Biosensor, dan mitra lainnya, diharapkan menjadi program berkelanjutan. Ketua DWP ITS berharap acara ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat serta menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan produktif.(JM02)















