Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Organisasi Junior Chamber International (JCI) East Java bersama dengan Universitas Surabaya dan Dharma wanita Persatuan Surabaya dan didukung oleh Pemkot Surabaya dan PemProv Jatim mengadakan acara Walk For Autism (WFA) 2022.
Acara ini merupakan agenda rutin tahunan didedikasikan untuk para Anak Berkubutuhan Khusus (ABK) seperti penyandang Autisme dan Sahabat Autis dengan disabilitas lainnya.
WFA diadakan untuk memperingati hari peduli Autisme sedunia yang jatuh pada tanggal 2 April.
Richard Subroto, Project Director dari WFA 2022 mengatakan, seiring peningkatan kasus anak dengan autisme dan disabilitas, hendaknya kesadaran dari masyarakat umum, terutama orang tua dengan ABK dapat terus ditingkatkan.
“Sangat penting bagi mereka untuk dapat mendeteksi dini dan mengetahui intervensi-intervensi apa yang dapat dilakukan seiring perkembangan anak-anak mereka. Dan kami juga ingin memberikan wadah bagi teman-teman istimewa ini untuk menampilkan talenta-talenta mereka”, katanya di gelaran WFA 2022 di Lagoon Avenue Mall, Minggu (27/3/2022)

Program WFA 2022 ini, lanjut Richard, dapat dikatakan sebagai selebrasi dari serangkaian acara yang telah dilakukan sejak bulan Januari, dan serangkaian acara ini dikenal juga dengan nama Road to WFA.
Baca juga : Gubernur Khofifah Terima Dua Penghargaan dalam Ajang PWI Jatim Award 2022
Adapun acara yang telah dilakukan, diantaranya adalah; Disability Talent Challenge, yaitu acara perlombaan bagi sahabat berkebutuhan khusus untuk menunjukkan bakat mereka. Lalu ada juga Lomba Sibori, yaitu perlombaan untuk membuat kain sibori dengan melibatkan sekolah inklusi.
Selain itu, ada juga kegiatan Movie for Autism, yaitu kompetisi pembuatan film dengan tema Autism is not a Joke, serta webinar series, yaitu pembekalan mengenai pengetahuan tentang anak berkebutuhan khusus yang dilakukan selama 8 minggu.
Program WFA 2022 ini dibuka dengan mengadakan jalan pagi bersama dengan anak-anak berkebutuhan khusus yang dibuka secara langsung oleh Ibu Iis Hendro Gunawan selaku ketua Dharma Wanita Persatuan kota Surabaya, bersama dengan Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd. selaku ketua PSLD.
Sementara kehadiran dari tamu-tamu VIP lain yang ikut mendukung acara ini, yaitu ibu Arumi Bachsin selaku istri Wakil Gubernur Surabaya dan Ibu Endah Purnomowati Nurhasan selaku ketua Dharma Wanita Persatuan UNESA.
Baca juga : Timnas U-19 Matchday Lawan Korea Selatan akan Tayang di Indosiar
Konsep yang berbeda juga dilakukan di WFA 2022 kali ini, yaitu menggandeng Kidzania Surabaya yang merupakan arena bermain profesi yang cukup ternama di Indonesia. Dimana teman-teman istimewa ini akan diajak bermain di Kidzania Surabaya layaknya anak-anak pada umumnya. Dan mereka dapat menikmati permainan-permainan yang mereka inginkan sepuasnya.
“Sejatinya, hal inilah yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat luas, yaitu mereka berhak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dengan orang lain. Mereka tidak perlu dikasihani, mereka hanya perlu dihargai keberadaannya,” terang Richard Subroto.
Diketahui, program WFA 2022 belum berakhir di hari Minggu, 27 Maret 2022 ini, karena masih akan ada acara puncak pada tanggal 2 April 2022, yang bertepatan dengan Hari Peduli Autism Sedunia (World Autism Awareness Day).
Dengan tema Ruang Bincang WFA, acara ini akan dikemas sebagai sebuah diskusi, dan akan menghasilkan suatu rekomendasi untuk kepentingan dunia inklusi.
Baca juga : Pemprov Jatim Gelar Pameran Batik Jatim untuk Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi
Richard juga menegaskan bahwa dengan adanya WFA 2022 ini, diharapkan masyarakat dapat menerima bahwa teman-teman disabilitas ada di sekitar kita.
“Dan kami juga berharap Pemerintah bisa selalu memperhatikan pelayanan inklusi, seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan, nutrisi, perlindungan sosial dan sebagainya agar dapat terus diperbaharui menyesuaikan dengan kebutuhan,” pungkasnya. (JM01)















