Gerakan Semangat Kurangi Plastik Dorong Transformasi Wisata di Kampung Berseri Astra Gedangsari

0
13
Gerakan Semangat Kurangi Plastik Dorong Transformasi Wisata di Kampung Berseri Astra Gedangsari
Gerakan Semangat Kurangi Plastik Dorong Transformasi Wisata di Kampung Berseri Astra Gedangsari

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Ibarat bumi dan langit, berwisata lekat dengan segala hal yang bersifat praktis, salah satunya penggunaan plastik sekali pakai. Sayangnya, barang-barang tersebut kerap menjadi sampah yang ditinggalkan di lokasi wisata, mulai dari sisa botol minuman hingga sisa kemasan makanan ringan.

Melihat fenomena sampah wisata tersebut, saat ini di industri pariwisata mulai mengenal istilah wisata berkelanjutan (sustainable travel) yang mengusung konsep berwisata dengan perilaku yang lebih bijak dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Dengan menerapkan perjalanan wisata yang ramah lingkungan, maka wisatawan turut mendukung upaya menuju bebas polusi plastik dan menurunkan jumlah penggunaan plastik sekali pakai saat berlibur.

Astra bersama perusahaan-perusahaan Grup Astra dan yayasan di bawah naungan Astra melaksanakan gerakan Semangat Kurangi Plastik yang bertujuan untuk mengajak masyarakat luas dalam mengurangi pencemaran lingkungan dari sampah plastik sekali pakai.

Berbagai kegiatan untuk mengurangi sampah plastik juga diterapkan oleh masyarakat di Kampung Berseri Astra (KBA) Gedangsari, Yogyakarta.

Khawatir akan kondisi sungai di wilayah mereka yang mulai tercemar dan dipenuhi oleh sampah rumah tangga seperti plastik, popok bayi, dan sisa makanan, hal ini membuat warga sekitar mulai sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Dulu miris ya melihat anak-anak yang suka main di sungai berisiko gatal-gatal saat pulang ke rumah karena banyaknya sampah yang dibuang langsung oleh warga ke sungai itu,” ungkap Sri Dwi Prasetyo, penggerak KBA Gedangsari.

Baca juga : Ini 30 Wilayah yang Dapat Peringatan Dini Soal Ancaman Siklon Tropis

Berangkat dari fenomena tersebut, Dwi bersama warga sekitar mulai menyediakan bak sampah di sekitar sungai, edukasi rutin terkait pentingnya pengolahan sampah rumah tangga, dan implementasi program bank sampah yang sekaligus dapat menambah pendapatan warga di tengah kondisi pandemi COVID-19 ini.

Hasilnya, selain jumlah sampah di sungai yang berkurang hingga 70%, warga sekitar juga sudah mulai memiliki kesadaran untuk memilah sampah rumah tangga dengan baik dan benar.

Halaman selanjutnya: Di KBA Gedangsari