Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih

0
7
Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih dan Jaga Pilkada Damai

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Memasuki hari tenang terhitung hari ini, Minggu sampai Selasa (6-8) Desember 2020, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berpesan agar semua pihak tetap menjaga suasana aman, damai dan kondusif, serta saling menghargai perbedaan pilihan serta.

“Pastikan menggunakan hak pilih. Dan saya berharap semua pihak tetap menjaga pritokol kesehatan dengan ketat. Apalagi saat pencoblosan dan penghitungan suara,” ujar Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (5/12/2020) malam..

Khofifah juga meminta kepada para penyelenggara Pilkada untuk memastikan dan menjamin protokol kesehatan agar pilkada berjalan aman serta kondusif, utamanya soal pencegahan penyebaran Covid-19, agar masyarakat tidak takut ketika menggunakan hak suaranya.

“Penyelenggara Pilkada mulai KPU dan Bawaslu harus memastikan keamanan para pemilih saat melakukan pencoblosan, sehingga masyarakat tidak takut untuk menggunakan hak suaranya,” katanya, sambil menambahkan bahwa segenap Forkopimda juga akan pro aktif membantu, termasuk Babinsa dan Babinkabtibmas juga bersatu menyukseskan Pilkada yang aman dan kondusif.

Baca juga : RS Lapangan di Malang akan Segera Operasi untuk Percepat Penanganan Covid-19

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dengan akan berlangsungnya Pilkada serentak, jangan sampai timbul cluster baru Covid-19 yaitu cluster pilkada. Hal tersebut harus dipastikan dengan seksama sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Salah satu tips upaya yang bisa dilakukan penyelenggara Pilkada seperti yang diterbitkan KPU Pusat misalnya, para panitia Pilkada dilakukan rapid dan swab test sebelum bertugas. Disediakan hand sanitizer di setiap bilik suara dan dilakukan penyemprotan disinfektan di TPU,” ungkapnya.

Khusus kepada para Bupati dan Walikota yang wilayahnya tidak sedang menyelenggarakan Pilkada serentak, Khofifah meminta agar mereka bisa ikut mendukung penyelenggaraan tersebut. Dukungan yang diberikan seperti rapid test, swab test dan PCR lab.

Baca juga : 3xtraOrdinary Meet and Greet “Anak Band” Bawa Keseruan yang Berbeda  

“Jika tetangga daerah yang sedang menyelenggarakan Pilkada membutuhkan dukungan maka daerah tetangga mohon ikut mendukung. Misalnya tim nakes, lab PCR dan hal teknis yang terkait dengan keamanan akibat pandemi covid-19,” tambah Khofifah.

Dukungan semacam itu, lanjutnya, tentunya akan meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan hak suaranya saat pilkada karena membangun keyakinan bahwa pelaksanaan terjamin keamanannya.

Tak hanya itu, Khofifah juga berharap agar para bupati dan walikota juga bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa penyelenggaraan pilkada nanti, sudah menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir lagi dan tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

“Saya berpesan, masyarakat perlu di sampaikan kembali dalam menggunakan hak pilih di masa pandemi Covid-19. Mereka harus diyakinkan bahwa Prokes sudah dilaksanakan demi keamanan bersama,” tambahnya.

Baca juga : UK Petra Siap Jalankan Kelas Hybrid-Learning pada Semester Genap 2020/2021

Seperti diketahui, pada 9 Desember 2020 ini terdapat 19 kabupaten/kota di Jatim yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak. Daerah tersebut terdiri dari 16 kabupaten dan tiga kota, yakni Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Trenggalek, Kediri, Lamongan, Tuban, Gresik, Mojokerto, Malang, Blitar, Sidoarjo, Sumenep, Jember, Situbondo, dan Banyuwangi. Kemudian Kota Blitar, Pasuruan, dan Surabaya. (JM01)