Gubernur Khofifah Minta 4 Daerah Ini Mulai Susun Rencana Terukur Pencegahan Covid-19

0
127
Gubernur Khofifah Minta 4 Daerah Ini Mulai Susun Rencana Terukur Pencegahan Covid-19

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meminta 4 daerah mulai membuat rencana terukur untuk mencegah penyebaran Covid-19 di masing-masing daerahnya. Empat daerah tersebut adalah daerah dengan angka penyebaran tertinggi di Jawa Timur, diantaranya; Surabaya, Pemkab Sidoarjo, Pemkab Lamongan dan Pemkab Gresik.

“Kami sebut wilayah daerah itu Surabaya Raya. Kami minta segera membuat detail rencana pencegahan Covid-19 secara terukur,” terang Khofifah, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (14/4/2020) malam.

Di 4 daerah itu, kata Khofifah, penyebaran Covid-19 tercatat masif. Di Surabaya, jumlah kasus positif mencapai 228 orang per Selasa (14/4/2020). Di Sidoarjo, tercatat 45 kasus positif, Lamongan tercatat 25 kasus positif, sementara di Gresik ada 18 kasus positif.

“Meski jumlah kasusnya terus meningkat, namun sampai saat ini belum ada daerah termasuk 4 daerah (Surabaya, Gresik, Lamongan, Sidoarjo) yang mengajukan pembatasan sosial berskala besar (PBB),” tambah Khofifah.

Sementara itu, jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Jawa Timur terus bertambah. Tercatat hingga Selasa (14/4/2020), jumlah pasien positif bertambah 36 kasus, sehingga total kasus positif Covid-19 menjadi 474 kasus.

Dari 474 kasus, yang dirawat 348 pasien. Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP), jumlahnya bertambah menjadi 1.498 pasien. Dari jumlah itu yang masih diawasi 893 pasien. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) bertambah menjadi 14.931 orang. Yang masih dipantau ada 7.770 orang.

Jumlah pasien sembuh bertambah 5 orang sehingga total menjadi 81 orang. Tiga orang dari Kota Malang, 1 orang dari Tulungagung, dan seorang lagi dari Kota Kediri. Sementara untuk pasien meninggal juga ada tambahan 5 orang, sehingga total 45 orang. 3 orang dari Kota Surabaya, 1 Jember dan 1 dari Kabupaten Blitar,” kata Khofifah. (JM01)