Gubernur Khofifah Minta Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi saat PPKM Darurat

0
2
Gubernur Khofifah Minta Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi saat PPKM Darurat
Gubernur Khofifah Minta Semua Pihak Maksimalkan Vaksinasi saat PPKM Darurat

Mojokerto, JATIMMEDIA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus melaju melakukan ihtiar percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bersama forkopimda Provinsi Jatim maupun Kabupaten/Kota.

Setelah kemarin meninjau serbuan vaksinasi di makodam V Brawijaya, hari ini melakukan peninjauan gerai vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kantor Kecamatan Ngoro Jl. Airlangga No.106, Ngoro, Kec. Ngoro, Kab. Mojokerto, Senin (5/7/2021).

Usai melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Gubernur Khofifah meminta kepada semua pihak untuk memaksimalkan vaksinasi di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jatim. Utamanya saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Pada saat PPKM Darurat ini, kita semua se-Jawa Bali memang diharapkan untuk memaksimalkan vaksinasi,” kata Khofifah.

Baca juga : Di era Covid-19, Layanan online BPJS Kesehatan Menjadi Pilihan Terbaik

Khofifah juga menyampaikan bahwa mulai hari ini atau hari ketiga pelaksanaan PPKM Darurat, seluruh jajaran dan level di semua lapisan se-Jawa Timur dapat mencapai target  vaksinasi Covid-19 sebanyak 300.000 dosis per harinya secara bertahap.

“Khusus di Jawa Timur per hari ini kita punya target 300.000 bisa kita capai jika ketersediaan vaksin mencukupi,” tegasnya.

Oleh sebab itu, untuk menyukseskan target tersebut, Khofifah meminta semua pihak, mulai dari jajaran Pemprov Jatim, Kodam V/Brawijaya, Polda Jatim kemudian Pemkab/Pemkot sampai ke Pemerintah Desa/Kelurahan untuk melakukan koordinasi dan maksimalisasi agar bisa tercapai. Sehingga, langkah tersebut bisa berjalan maksimal.

“Ini tidak berjalan sendiri-sendiri. Jadi koordinasi Gubernur, Pangdam dan Kapolda mohon semua diikuti dengan jajaran Bupati, Kapolres, Dandim sampai di tingkat Camat Danramil, Kapolsek dilini desa dan kelurahan, Kades, Lurah bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas ini semua all-in-one semua harus menyatu di dalam proses pelaksanaan percepatan vaksinasi,” terangnya.

Baca juga : Khofifah Resmi Terpilih Menjadi Ketua IKA Universitas Airlangga

Sinergitas forkopimda di tingkat provinsi, kabupaten, dan kecamatan, lanjut Khofifah, saat ini menjadi hal penting, karena penanganan Covid-19 ini menjadi tugas dan kewajiban bersama. Ia menggambarkan bahwa sinergitas tersebut salah satunya tampak pada program “Serbuan Vaksinasi” yang dilakukan oleh jajaran TNI dan “Gerai Vaksinasi” yang dilaksanakan oleh jajaran POLRI, tetapi tim vaksinator dan tim teknis bersinergi dari berbagai komponen.

Gubernur Khofifah juga meminta sosialisasi terkait vaksinasi Covid-19 gencar dilakukan dengan tujuan agar masyarakat yang belum mendapatkan vaksin segera melakukan vaksin. Menurutnya, vaksinasi sebagai salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jawa Timur dan Indonesia.

“Oleh karena itu jaga diri, jaga keluarga, jaga negara. Dan ini artinya bahwa protokol kesehatan harus kita jaga di mana saja kapan saja,” imbuhnya.

Dirinya pun berpesan, agar semua pihak benar-benar disiplin menjalankan aturan-aturan yang berlaku pada pelaksanaan PPKM Darurat. Ia berharap pihak-pihak terkait mampu memberikan sosialisasi yang baik kepada masyarakat.

Baca juga : OJK Minta Masyarakat Waspadai Pinjaman Online Ilegal

“Diharapkan seluruh masyarakat bisa memahami bahwa ini untuk perlindungan dan penyelamatan kita semua, untuk kebaikan kita semua,” pungkasnya. (JM01)