
“Kami hanya akan menjadi satu ombak kecil di tengah upaya menciptakan lingkungan yang mendukung bagi perempuan,” lanjutnya.
Nadiem juga berharap ada kesadaran dan kemauan dari semua lapisan masyarakat untuk sama-sama menebus dosa besar dunia pendidikan dan memantik gelombang perjuangan.
“Momentum Hari Perempuan Internasional ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan menuju kesetaraan gender masih panjang dan membutuhkan gotong royong semua golongan untuk mewujudkannya,” tegas Nadiem. (JM01)














