Mutasi Virus Corona B117 Masuk Indonesia, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Jatim Tetap Tenang dan Waspada

0
18
Mutasi Virus Corona B117 Masuk Indonesia, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Jatim Tetap Tenang dan Waspada
Mutasi Virus Corona B117 Masuk Indonesia, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Jatim Tetap Tenang dan Waspada

Ponorogo, JATIMMEDIA.COM – Mutasi virus Corona B117 UK ditemukan di Indonesia telah diungkapkan Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono pada hari Selasa 2 Maret 2021 melalui kanal YouTube Kemenristek/BRIN.

Penemuan itu, didapatkan dari hasil sequencing sampel diantaranya dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur. Lebih lanjut diketahui mutasi virus tersebut ditemukan di Karawang, dari pasien yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Dengan ditemukannya mutasi Virus Corona B117 UK, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Jawa Timur agar tetap tenang dan tidak panik. Namun pada saat yang sama juga harus semakin meningkatkan kewaspadaan karena virus jenis baru terbukti lebih menular 70% dibandingkan virus yang ada sekarang.

Baca juga : BPJS Kesehatan dan Pemkot Surabaya Targetkan UHC Bulan April 2021

“Saat ini mutasi virus Corona B117 UK sudah masuk ke Indonesia. Untuk itu, Pemprov Jatim dan masyarakat harus lebih waspada karena mutasi virus ini terbukti lebih menular 70% dibanding yang saat ini beredar,” ujar Khofifah  di sela kunjungan kerjanya di Kab. Ponorogo, Kamis (4/3/2021).

Khofifah menjelaskan, sampai saat ini belum ditemukan mutasi B117 UK di Jatim. Akan tetapi, Pemprov Jatim akan terus berkoordinasi dengan laboratorium yang bisa melakukan sequencing untuk selalu mengirimkan sampel. Sequencing ini sendiri adalah proses mengurutkan RNA Virus untuk mengetahui susunan aslinya. Dengan demikian, bila ada mutasi di Jatim, akan bisa segera dideteksi dan disampaikan ke masyarakat.

Menurut para ahli, lanjut Khofifah, mutasi ini bisa dideteksi oleh alat PCR yang saat ini dimiliki oleh laboratorium PCR di Indonesia dan di Jatim. Selain itu, Mutasi virus B117 juga tidak mengurangi efektifitas vaksin sehingga tidak mengganggu program vaksinasi yang sudah berjalan.

Baca juga : Polrestabes Surabaya Siapkan 37 Kamera Tilang Elektronik

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Virus ini tetap bisa dideteksi dengan alat PCR yang saat ini sudah ada, juga tidak mengurangi efektifitas vaksin. Karena itu, yang sudah terjadwal untuk vaksin bisa dilanjutkan proses vaksinnya,” ujar Khofifah sambil menambahkan agar masyarakat terus patuhi protokol kesehatan supaya virus ini tidak menulari kita.

Meski demikian, Khofifah mengakui, bahwa berdasarkan informasi tim Satgas Covid-19 di Jatim, masih ada keterbatasan untuk deteksi mutasi B117 UK dikarenakan alat sequencing yang masih terbatas.

Kedepannya Pemprov Jatim akan terus berkordinaai dengan pemerintah pusat. Sekaligus dengan tim Pengawasan Mutasi Genetik atau Genomic Surveillance dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk terus mengirimkan sampel sehingga mutasi virus Corona bisa dideteksi lebih cepat.

Baca juga : BI Jatim Gelar Showcase Produk UMKM Unggulan Jawa Timur

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan tim dari Kemenkes, agar mereka bisa terus mengirimkan sampel sehingga mutasi virus Covid-19 bisa kita deteksi dengan cepat,” pungkas Khofifah. (JM01)