
Dukungan Pemerintah Jawa Timur Kembangkan Society 5.0 di Sektor Manufaktur
Di tahun 2023 ini, pemerintah Jawa Timur akan melakukan langkah-langkah untuk mendorong ekonomi tetap tumbuh ditengah prediksi terdampak ekonomi global. Utamanya dukungan tersebut mengarah kepada sektor manufaktur sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Timur. Bank Indonesia Jawa Timur sendiri telah merekomendasikan bahwa Jawa Timur akan menjadi lead ekspor dari industri manufaktur. Manufacturing Surabaya 2023 juga mempersiapkan Indoestri Area bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur dalam rangka mendorong peningkatan kapabilitas serta potensi dari para pelaku industri lokal. Indoestri Area sendiri merupakan zona khusus di dalam pameran ini yang berisi 10 pelaku industri manufaktur lokal Jawa Timur.
Iwan S. Hut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menjelaskan, Jawa Timur tengah dalam upaya mendorong peningkatan investasi termasuk juga upaya menciptakan hilirisasi produk dari sumber daya alam.
BACA JUGA : JCC & Festival Peneleh 2023 Hasilkan kesepakatan Dagang Mencapai Rp 25,63…
“Saya harapkan, Indoestri Area pada acara ini mampu mendukung hal tersebut sehingga turut memacu produk nasional bertemu pasar yang lebih luas dan bersaing serta unggul di ranah global,” tambahnya.
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa saat ini komunitas manufaktur Jawa Timur baiknya menjadi sebuah ekosistem yang cerdas, dimana mampu membangun masyarakat digital yang fokus mengoptimalkan teknologi untuk menjangkau kebermanfaatan yang lebih luas lagi.
“Dengan masyarakat digital yang terbentuk dari komunitas manufaktur ini tidak menutup kemungkinan implementasi dari green manufacturing akan semakin besar dan berdampak pada sosial dan juga lingkungan serta mendukung dalam pencapaian Sustainability Development Growth (SDGs),” jelas Iwan.
Upaya mendukung SDGs sendiri secara nyata telah terimplementasi di area Pameran Manufacturing Surabaya kali ini. Hal tersebut tidak terlepas dari fokus Pamerindo untuk berkontribusi dalam penerapan langkah-langkah strategis, memberikan kontribusi langsung mewujudkan ekonomi sirkular.
Pamerindo bekerjasama dengan EV Spora, Ecoloop, Graha Mutu Persada, dan Pureve yang merupakan startup juga perusahaan lokal yang fokus mengembangkan layanan yang ramah lingkungan.
BACA JUGA : Trafik di Bandara Juanda Tumbuh 40 Persen
“Akan hadir Sustainability Zone di area pameran dengan harapan hal ini dapat menjadi sarana edukasi dengan melibatkan seluruh partisipan serta pengunjung pameran, sebagai bentuk dukungan Pamerindo terhadap pencapaian program keberlanjutan,” tutup Meysia.
Penyelenggaraan Manufacturing Surabaya 2023 ini juga di isi dengan mini seminar sebagai sarana informasi serta edukasi bagi pengunjung dengan beragam latar belakang narasumber dari berbagai lini industri di sektor manufaktur. (JM01)














