Kerumunan di Malam Tahun Baru akan Dibubarkan Polresta Malang

0
55
Kerumunan di Malam Tahun Baru akan Dibubarkan Polresta Malang
Kerumunan di Malam Tahun Baru akan Dibubarkan Polresta Malang

Malang, JATIMMEDIA.COM – Dengan masih tingginya kasus Covid-19, maka aparat Polresta Malang Kota menegaskan akan menindak tegas jika ada kegiatan yang bersifat kerumunan di malam perayaan Tahun Baru 2021.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menegaskan, penindakan ini termasuk juga bila ada perayaan kembang api, berkumpul-kumpul di ruang publik, atau bahkan balap motor.

Baca juga : Suramadu Akan Ditutup Saat Tahun Baru

“Kota Malang sudah sepakat tidak tutup dan bisa dikunjungi pada malam Tahun Baru. Namun sudah jadi komitmen kami bahwa tidak ada kegiatan (ramai-ramai). Jika ada kegiatan kerumunan saya tegaskan akan kami bubarkan,” tegas Leo, saat dikunjungi Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, pada Minggu (27/12/2020).

Leo juga menambahkan, karena itulah dalam Operasi Lilin Semeru kali ini, Polresta Malang Kota membangun 4 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan dengan melibatkan 340 personel, karena selain harus fokus meredam aksi ekstrimisme dan terorisme, polisi juga mendapat beban untuk mencegah laju penularan virus corona, utamanya dari transmisi lokal.

Baca juga : ITS Lockdown, Rektor Positif Covid-19

Langkah dan komitmen Polresta Malang Kota untuk memutus rantai penularan COVID-19 ini, mendapat apresiasi dari Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, yang mengatakan langkah tegas juga perlu dilakukan seperti ketika ada kerumunan, perlu ditegakkan Operasi Yustisi. Termasuk mendisiplinkan gaya hidup 3M, mulai memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Jangan sampai pada perayaan tahun baru justru muncul klaster-klaster baru yang menyebabkan adanya lonjakan kasus signifikan. Jadi, langkah tegas Kapolresta Malang Kota sangat tepat. Disitu memang titik beratnya,” ungkapnya.

Selain itu, Brigjen Pol Slamet juga meminta pengawasan juga dilakukan pada pengunjung di hotel-hotel dan penginapan, apakah sudah melengkapi diri dengan surat hasil rapid test.

Baca juga : Gubernur Khofifah Pastikan Kesiapan BPSDM Jatim Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19…

”Itu saya kira yang harus ditegakkan oleh Polri. Saya minta komitmen penuh dari petugas juga masyarakat. Jangan sampai Malang kembali terjadi klaster baru ataupun lonjakan angka kasus,” pungkasnya. (JM01)