Mahfud MD : Korban Pinjol Ilegal Boleh Tak Bayar

0
3
Mahfud MD : Korban Pinjol Ilegal Boleh Tak Bayar
Mahfud MD : Korban Pinjol Ilegal Boleh Tak Bayar (ilustrasi)

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Terkait gonjang ganjing pinjaman online (pinjol) ilegal, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan, bahwa korban pinjol ilegal tidak perlu membayar tagihan kepada para penyedia jasa pinjol.

“Kepada mereka semua yang sudah menjadi korban pinjol, jangan membayar,” tegas Menko Polhukam Mahfud MD, dalam keterangan persnya, Selasa (19/10/2021).

Mahfud juga mengimbau, bagi para korban untuk melapor polisi apabila pinjol ilegal masih meminta untuk membayar disertai dengan peneroran. Menurutnya, masyarakat dapat melaporkan kepada kantor polisi terdekat.

“Kalau karena tidak membayar lalu ada yang tidak terima, diteror. Lapor ke kantor polisi terdekat, polisi akan memberikan perlindungan,” tuturnya.

Baca juga : Advokat Masbuhin Gugat Pelapor dan Polisi Secara Prejudiciel Geschill

Mahfud menegaskan, pihaknya hanya akan melakukan tindakan tegas terhadap pinjol ilegal. Oleh karena itu, pinjaman online yang sah, akan diberikan kesempatan untuk berkembang.

“Maka kita menegaskan, kita hanya akan melakukan tindakan tegas terhadap pinjol ilegal,” tegasnya

Sementara untuk pinjol-pinjol lain yang legal yang sudah ada izin dan sah, lanjut Mahfud, silahkan berkembang, karena justru itu yang diharapkan.

“Tapi yang ilegal ini akan kita tindak dengan ancaman hukum pidana seperti itu tadi,” lanjutnya.

Baca juga : PT Makmur Berkah Amanda Fokus Kembangkan Kawasan Industri Halal

Mahfud juga memastikan bahwa kepolisian melalui Bareskrim Polri juga akan memasifkan gerakan untuk mengatasi maraknya kasus pinjol ilegal.

“Bareskrim Polri akan memasifikasi gerakkannya, sehingga nanti diberbagai tempat kalau ada orang yang tetap dipaksa untuk bayar, jangan bayar karena itu ilegal,” tutupnya

Disisi lain, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso berpesan kepada Pinjaman online legal yang berizin OJK, untuk memberikan suku bunga yang murah sehingga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan.

Baca juga : BI Jatim Lepas Kas Keliling Kepulauan 3T di Wilayah Provinsi Jawa…

“Pinjaman online legal juga kami minta untuk selalu mentaati peraturan dan etika dalam penagihan, serta terus meningkatkan pelayanan yang positif agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari adanya pinjaman online,” ujar Wimboh. (JM01)